- Investor asing membukukan aksi jual bersih sebesar Rp771,07 miliar di pasar saham Indonesia pada Senin, 22 Juni 2026.
- Tekanan jual investor global menyebabkan Indeks Harga Saham Gabungan terkoreksi sebesar 1,25 persen ke level 6.099.
- Aksi lepas saham dipicu ketidakpastian geopolitik Timur Tengah serta penantian keputusan status pasar modal oleh pihak MSCI.
Suara.com - Investor asing terus kabur dari pasar saham Indonesia hingga perdagangan sesi pertama Senin, 22 Juni 2026. Sejalan dengan tekanan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), investor global tercatat membukukan aksi jual atau nett sell mencapai Rp771,07 miliar.
Data CGS International menunjukkan nilai pembelian asing (foreign buy) pada sesi pertama mencapai Rp2,38 triliun dengan volume 2,08 miliar saham. Namun, nilai penjualan asing (foreign sell) lebih besar yakni Rp3,15 triliun dengan volume mencapai 3,05 miliar saham.
Alhasil, investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp771,07 miliar dengan volume bersih jual mencapai 967,87 juta saham.
Aksi jual asing tersebut sejalan dengan pelemahan IHSG yang pada sesi pertama turun 77 poin atau 1,25 persen ke level 6.099. Pelaku pasar masih dibayangi ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah serta menanti keputusan MSCI terkait status pasar modal Indonesia yang akan diumumkan pada 23 Juni 2026.
Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menjadi saham yang paling banyak dilepas investor asing dengan volume bersih jual mencapai 136,37 juta saham. Posisi berikutnya ditempati PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) yang mencatat net sell 99,96 juta saham.
Investor asing juga ramai menjual saham-saham berkapitalisasi besar seperti PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM).
Di sisi lain, investor asing masih melakukan akumulasi pada sejumlah saham komoditas. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menjadi saham dengan pembelian bersih terbesar mencapai 32,70 juta saham, disusul PT Timah Tbk (TINS) sebanyak 21,09 juta saham.
Data Transaksi Asing Sesi I
Top Foreign Buy
Baca Juga: 3 Saham Paling 'Sibuk' pada Sesi I, IHSG Ambrol di Zona Merah
- ANTM: 32,70 juta saham
- TINS: 21,09 juta saham
- BULL: 12,44 juta saham
- MDIA: 7,74 juta saham
- PTBA: 6,89 juta saham
- SRSN: 4,81 juta saham
- AMRT: 4,40 juta saham
- BSML: 3,97 juta saham
- ADRO: 3,64 juta saham
- ESIP: 3,18 juta saham
Top Foreign Sell
- BUMI: 136,37 juta saham
- BUKA: 99,96 juta saham
- TPIA: 58,54 juta saham
- BWPT: 46,49 juta saham
- BBRI: 43,72 juta saham
- TLKM: 30,79 juta saham
- DSSA: 30,42 juta saham
- PWON: 27,71 juta saham
- KOTA: 25,26 juta saham
- BRPT: 20,80 juta saham
Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Profil PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX): Prospek IPO, Pemilik Saham dan Bisnis
-
Emiten Pengolah Limbah MHKI Bagikan Dividen Rp9,9 Miliar, Catat Jadwalnya
-
Aturan Outsourcing Bakal Dirombak Total, Ini Kata Said Iqbal dan Wamenaker
-
Benarkah Patriot Bond dan Merah Putih Bond Jadi Mesin Pencuci Uang Legal?
-
Harga Bitcoin Menguat Tembus Level US$ 64.000, Siap Menuju 100.000 Dolar AS?
-
Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Gene Bank Indonesia Berjalan Optimal untuk Kesehatan Nasional
-
3 Saham Paling 'Sibuk' pada Sesi I, IHSG Ambrol di Zona Merah
-
Gubernur BI: UMKM Jangan Langsung Diberi Modal
-
Tak Mau Disalahkan, Bahlil Serahkan Urusan Mati Lampu ke PLN
-
Listrik Byar Pet, Pengamat UGM: PLN Jangan Jadi 'Perusahaan Lilin Negara'