Bisnis / Makro
Senin, 22 Juni 2026 | 14:26 WIB
PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX) [Suara.com]
Baca 10 detik
  • PT Nitrasanata Dharma Tbk resmi mengumumkan rencana penawaran umum perdana saham JECX di Bursa Efek Indonesia tahun ini.
  • Perusahaan yang dikendalikan Grup Emtek ini akan melepas 15 persen saham kepada publik dengan target dana maksimal.
  • Dana hasil IPO akan digunakan perusahaan untuk melunasi utang bank serta membiayai ekspansi strategis seluruh anak usaha.

Suara.com - Perusahaan pengelola jaringan rumah sakit dan klinik mata terkemuka di tanah air, PT Nitrasanata Dharma Tbk, resmi mengumumkan rencana penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode emiten JECX.

Dikenal luas publik melalui merek dagang JEC Eye Hospitals & Clinics, perusahaan yang telah berdiri sejak 1 Februari 1984 ini awalnya beroperasi sebagai Klinik Mata Jakarta.

Selama lebih dari empat dekade, perseroan sukses mengembangkan sayap bisnisnya menjadi penyedia layanan spesialisasi kesehatan mata terlengkap, mulai dari tindakan bedah refraksi (LASIK), katarak, hingga pengobatan retina.

Saat ini, JECX mengoperasikan berbagai fasilitas kesehatan mata modern, termasuk Rumah Sakit Mata Tipe A seperti RS Mata JEC Kedoya, serta menyediakan akses jaminan kesehatan nasional lewat layanan pasien BPJS di klinik tertentu, salah satunya JEC Tambora.

Disokong Grup Emtek dan Puluhan Dokter Spesialis

Di balik kokohnya jaringan operasional JECX, terdapat nama besar salah satu konglomerasi raksasa nasional. Berdasarkan dokumen prospektus perusahaan, pengendalian saham PT Nitrasanata Dharma Tbk berada di bawah naungan Grup Emtek melalui PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME).

Adapun rincian struktur kepemilikan saham JECX sebelum pelaksanaan IPO adalah sebagai berikut:

  • PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME): 28%
  • Dr. Darwan Madja Purba, SpM: 13,11%
  • PT Magna Selaras Lestari: 10,15%
  • Rayyan Farrel Wardhana Istiantoro: 9,89%
  • Nabbil Wardhana Istiantoro: 9,89%
  • DR. Dr. Waldensius Girsang, SpM: 6,22%
  • Investor Lainnya (Kepemilikan < 5%): Terdiri atas lebih dari 60 dokter spesialis mata serta jajaran manajemen internal perusahaan.

Rencana Aksi Korporasi dan Target Ekspansi Bisnis

Dalam langkah pencatatan saham perdana ini, JECX berencana menawarkan sebanyak 15% dari total sahamnya kepada publik. Jumlah tersebut setara dengan penawaran sebanyak 487,9 juta lembar saham, yang terdiri atas kombinasi penerbitan saham baru serta divestasi dari para pemegang saham pendiri.

Baca Juga: Dibuka Melemah, IHSG Langsung Gacor Setelah Pengumuman MSCI

Manajemen menetapkan perkiraan harga penawaran awal berada pada kisaran Rp1.200 hingga Rp1.400 per lembar saham. Melalui estimasi harga tersebut, perseroan membidik raihan dana segar dari pasar modal maksimal mencapai Rp683 miliar.

Mengenai rencana pemanfaatan modal, seluruh dana yang dihimpun dari hasil IPO ini akan dialokasikan secara strategis untuk memperkuat struktur keuangan dan mendorong pertumbuhan korporasi.

Berdasarkan rencana penggunaan dana, JECX akan memakai uang tersebut untuk melunasi kewajiban pinjaman bank, serta menyalurkan suntikan modal dan pinjaman kepada sejumlah entitas anak usaha guna membiayai agenda ekspansi bisnis ke depan.

Load More