- PT IWIP dan WBN memberikan beasiswa sejak 2021 kepada 92 mahasiswa di Halmahera untuk meningkatkan kualitas SDM daerah.
- Program beasiswa internasional ke Tiongkok sejak 2024 telah mengirimkan 36 mahasiswa untuk studi magister di USTB Beijing.
- Inisiatif ini bertujuan menyiapkan generasi muda yang kompeten guna mendukung kemajuan industri hilirisasi mineral nasional secara berkelanjutan.
Suara.com - PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) bersama Weda Bay Nickel (WBN) terus memperkuat pengembangan sumber daya manusia (SDM) untuk mendukung kebutuhan industri hilirisasi mineral nasional.
Salah satunya, dengan memberikan pengetahuan terkait hilirissasimelalui berbagai program beasiswa untuk generasi muda Maluku Utara ke luar negeri.
Sejak diluncurkan pada 2021, Program Beasiswa Weda Bay telah menjadi salah satu instrumen perusahaan dalam meningkatkan kualitas SDM di wilayah Maluku Utara. Program tersebut menyasar mahasiswa asal Kabupaten Halmahera Tengah dan Halmahera Timur yang tengah menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Hingga saat ini, sebanyak 92 mahasiswa telah menerima manfaat dari Program Beasiswa Weda Bay.
Manager Hubungan Eksternal PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Lukman Hakim, mengatakan pengembangan SDM merupakan investasi penting untuk mendukung kemajuan daerah sekaligus memperkuat daya saing bangsa di masa depan.
"Pengembangan sumber daya manusia merupakan pondasi penting bagi kemajuan daerah dan bangsa. Melalui berbagai program pendidikan yang IWIP dan WBN jalankan, kami ingin memberikan kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas, mengembangkan potensi diri, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik," ujar Lukman seperti dikutip, Senin (21/6/2026).
Tak hanya di dalam negeri, IWIP melalui Eternal Tsingshan Group bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) juga membuka akses pendidikan internasional bagi generasi muda Indonesia.
Program tersebut memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menempuh pendidikan magister di University of Science and Technology Beijing (USTB), Tiongkok.
Program kerja sama pendidikan Indonesia-Tiongkok itu telah berjalan sejak 2024 dan membuka peluang bagi 20 peserta setiap tahun untuk menempuh studi di bidang yang relevan dengan kebutuhan industri masa depan, seperti sains, teknologi, dan industri.
Baca Juga: PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif
Pada angkatan pertama tahun 2024, sebanyak 20 mahasiswa menerima beasiswa tersebut. Sementara pada angkatan kedua, sebanyak 16 mahasiswa terpilih untuk melanjutkan pendidikan di USTB. Saat ini proses seleksi untuk angkatan ketiga masih berlangsung.
Melalui berbagai program pendidikan tersebut, IWIP dan WBN berharap dapat terus berkontribusi dalam mencetak generasi muda yang memiliki kompetensi, daya saing, dan kesiapan menghadapi kebutuhan industri masa depan.
Perusahaan meyakini penguatan SDM menjadi faktor penting untuk memastikan hilirisasi mineral nasional dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Harga MinyaKita Tak Jadi Naik, Terus Apa Solusi Pemerintah?
-
Aset Negara Bernilai Tinggi di Senayan Diminta Kembali Dikelola Pemerintah
-
Pedagang Online Wajib Punya NIB, Buat Ditarik Pajak?
-
Merana Ditinggal Investor Asing, IHSG Turun ke Level 6.116 Hari Ini
-
Properti Kembali Bergairah, Akses Tol Jadi Magnet Baru Kenaikan Nilai Hunian
-
BI Bidik 200 Pesantren Punya Bisnis Air Minum Kemasan, Jadi Sumber Cuan Baru
-
Purbaya Tetap Ngotot Ekonomi RI Kuat Meski Banyak Protes, Ini Buktinya
-
Rupiah Terperosok Jatuh ke Level Rp17.843/Dolar AS
-
Profil PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI): Emiten Alkes, Pemegang Saham dan Prospek
-
Industri Kopi Berpotensi Bikin Cuan Negara, Tapi Baristanya Banyak Nggak Profesional