Bisnis / Keuangan
Rabu, 24 Juni 2026 | 16:31 WIB
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hancur lebur hari ini. [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Indeks Harga Saham Gabungan anjlok 3,56 persen ke level 5.883 pada akhir perdagangan hari Rabu, 24 Juni 2026.
  • Sebanyak 646 saham melemah sementara nilai total transaksi perdagangan di pasar modal mencapai Rp15,16 triliun hari ini.
  • Aktivitas perdagangan mencatat volume 26,94 juta lembar saham dengan dominasi saham yang mengalami penurunan harga di pasar.

Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hancur lebur hingga akhir perdagangan Rabu, 24 Juni 2026. IHSG ditutup anjlok 3,56 persen atau 217,45 poin ke level 5.883.

Berdasarkan data Stokbit, pada perdagangan hari ini IHSG sempat menguat ke level 6.128 namun terus anjlok. Bahkan, indeks sempat menyentuh level 5.876.

Sementara, pada perdagangan hari ini, sebanyak 26,94 juta lembar saham diperdagangkan dengan nilai mencapai Rp 15,16 triliun.

IHSG terus melemah. [Antara]

Pada hari ini, hanya 103 saham menguat, sedangkan 646 saham melemah. Sisanya, 210 saham tidak alami pergerakan alias stagnan.

Adapun, berikut beberpa saham yang Top Gainer dan Loser hari ini:

Top Gainer

  • PTPW
  • BHAT
  • LINK
  • SCMA
  • BINA

Top Loser

  • CTTH
  • ARKO
  • BABY
  • BIPI
  • ENRG

Sementaram, berikut saham yang banyak dibeli dan dijual investor asing:

Net Foreign Buy

Baca Juga: Purbaya Klaim Kemenkeu Belum Berencana Punya Saham BEI Meski Diizinkan UU P2SK

  • BBRI - Rp147,56 miliar
  • BREN - Rp126,52 miliar
  • TPIA - Rp101,72 miliar
  • PTRO - Rp58,61 miliar
  • RAJA - Rp37,35 miliar

Net Foreign Sell

  • BMRI - Rp386,58 miliar
  • DSSA - Rp95,35 miliar
  • NATO - Rp72,86 miliar
  • BBCA - Rp58,99 miliar
  • ASII - Rp55,29 miliar

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi

Load More