- HSBC Indonesia meluncurkan layanan HSBC TradeCash pada 25 Juni 2026 untuk mempermudah akses pembiayaan modal kerja pelaku UMKM.
- Platform digital ini memungkinkan nasabah mencairkan dana melalui unggahan faktur penjualan tanpa memerlukan dokumen perdagangan konvensional yang rumit.
- Layanan tersebut bertujuan mempercepat arus kas dan mendukung ekspansi bisnis perusahaan di tengah dinamika perdagangan global yang menantang.
Sebanyak 86 persen responden mengaku menyusun ulang alokasi modal sebagai respons terhadap meningkatnya volatilitas pasar, sedangkan 89 persen responden secara aktif meningkatkan penempatan modal di pasar dengan pertumbuhan tinggi.
Sementara itu, Global Head of Trade HSBC, Vivek Ramachandran, menjelaskan bahwa HSBC TradeCash dirancang untuk membantu nasabah mengoptimalkan kas yang tertahan dalam piutang melalui proses digital yang sederhana dan efisien.
“Dengan menghadirkan akses pendanaan yang cepat, kami membantu bisnis mengalihkan fokus dari pengelolaan dokumen ke pemenuhan pesanan, investasi, dan ekspansi,” kata Vivek Ramachandran.
Menurut HSBC, gejolak geopolitik dan perang tarif global turut memicu kenaikan harga barang serta keterlambatan pengiriman, sehingga meningkatkan kebutuhan dunia usaha terhadap solusi pembiayaan yang mudah diakses.
Kehadiran HSBC TradeCash melengkapi portofolio solusi trade finance HSBC, termasuk HSBC TradePay yang memungkinkan perusahaan memperoleh pembiayaan dan melakukan pembayaran kepada pemasok secara lebih cepat.
Survei HSBC juga mengungkap bahwa banyak pelaku usaha menghadapi tekanan likuiditas akibat siklus pembayaran yang semakin panjang.
Selain menahan arus kas, proses pembiayaan konvensional dinilai masih membebani perusahaan karena membutuhkan waktu dan sumber daya untuk pengelolaan dokumen.
Sebagai salah satu pemimpin di sektor trade finance Indonesia, HSBC terus memperkuat inovasi layanan digital bagi nasabah korporasi.
Dalam tiga tahun terakhir, HSBC meraih predikat bank nomor satu Trade Finance Provider versi Euromoney.
Baca Juga: Industri AI Perbankan Kian Diminati, 96 Persen Perusahaan Siap Beri Gaji Lebih Tinggi
Selain itu, HSBC Indonesia juga menempati peringkat pertama layanan trade finance pada kategori technology, products and client service, mempertegas posisinya sebagai penyedia solusi trade finance dan pembiayaan modal kerja terdepan di Indonesia.
Berita Terkait
-
DJP Klaim Aturan Baru PPh Final Bikin UMKM Naik Kelas, Bukan Bebani Administrasi Pajak
-
Program 3 Juta Rumah, Kredit Perumahan Rp500 Miliar Dapat Penguatan Mitigasi Risiko
-
Meski Makin Melek Keuangan, Gen Z Masih Terjebak FOMO
-
Saham Perbankan Masih Jadi Rekomendasi Beli, BBCA Paling Aman
-
Kelola Transaksi, Begini Caranya Agar UMKM Bisa Pisahkan Dana Bisnis dan Pribadi
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun
-
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%
-
Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya