- Lippo Malls Indonesia menginvestasikan Rp11,6 miliar untuk membangun PLTS atap di Sun Plaza Medan dan Lippo Plaza Kendari.
- PLTS di Sun Plaza Medan mampu menghasilkan 810 MWh energi terbarukan serta menekan emisi hingga 729 ton karbon.
- Penggunaan energi surya ini bertujuan meningkatkan efisiensi operasional serta mendukung target keberlanjutan perusahaan dalam jangka waktu yang panjang.
Suara.com - Lippo Malls Indonesia (LMI) mulai memanfaatkan energi terbarukan lewat Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di jaringan mal atau pusat perbelanjaannya.
Kali Ini LMI menginvestasikan dana sekitar Rp11,6 miliar untuk PLTS atap di Sun Plaza Medan dan Lippo Plaza Kendari.
Chief Marketing Officer Lippo Malls Indonesia, Santiwati Basuki, mengatakan pengembangan PLTS Atap di dua pusat perbelanjaan tersebut menjadi bukti komitmen perusahaan dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
"Kami memandang keberlanjutan bukan hanya sebagai tanggung jawab perusahaan, tetapi juga sebagai investasi strategis yang mampu meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat daya saing aset, serta memperkuat kepercayaan pelanggan, mitra usaha, dan masyarakat terhadap Lippo Malls Indonesia," ujarnya seperti dikutip, Senin (29/6/2026).
Dengan mulai beroperasinya PLTS Atap di Sun Plaza Medan, mal tersebut resmi menjadi pusat perbelanjaan kelima dalam jaringan Lippo Malls Indonesia yang memanfaatkan energi surya. Sebelumnya, teknologi serupa telah diterapkan di Lippo Mall Cikarang, Lippo Plaza Kramat Jati, Lippo Plaza Batu, dan Lippo Plaza Kendari.
PLTS Atap di Sun Plaza memiliki potensi menghasilkan energi terbarukan hingga 810 MWh per tahun atau setara sekitar 2,5 persen dari kebutuhan listrik tahunan mal tersebut.
Selain mendukung penggunaan energi bersih, fasilitas tersebut juga diproyeksikan mampu menghasilkan efisiensi biaya energi sekitar Rp130 juta per tahun.
Implementasi PLTS Atap juga diperkirakan dapat menekan emisi karbon sebesar 640 hingga 729 ton CO per tahun, setara dengan kemampuan penyerapan karbon sekitar 29.000 hingga 33.000 pohon.
Selain proyek di Sun Plaza, Lippo Malls Indonesia juga telah merealisasikan pembangunan PLTS Atap di Lippo Plaza Kendari pada tahun ini dengan nilai investasi ekuivalen sekitar Rp5,2 miliar.
Baca Juga: Pertamina Raih Cuan Banyak dari Investasi EBT di Filipina
Ke depan, Lippo Malls Indonesia akan terus mengevaluasi peluang penerapan teknologi energi terbarukan di berbagai aset sebagai bagian dari roadmap keberlanjutan perusahaan guna mendukung target pengurangan emisi karbon dalam jangka panjang.
Implementasi PLTS Atap di Sun Plaza juga dinilai memperkuat posisi Kota Medan sebagai salah satu kota yang mulai mengadopsi praktik bangunan berkelanjutan. Selain Sun Plaza, pemanfaatan energi surya di lingkungan Lippo Group di Medan juga telah diterapkan di Aryaduta Medan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Iran-AS Damai, Rupiah Berjaya Hari Ini di Level Rp17.851/USD
-
Pasar Modal Indonesia Turun Kasta Jadi Frontier Market? Dirut BEI Beri Bocoran
-
Profil Jeffrey Hendrik, Dirut BEI Baru dengan Janji Transparansi IHSG
-
Prabowo Mau 'Copot' Ratusan Direksi dan Komisaris BUMN di Tengah Isu Rangkap Jabatan
-
Dirut Baru Berambisi Bawa BEI Masuk Daftar 10 Bursa Terbesar Dunia
-
Bikin Pusing Pengusaha, Mengapa Gas Industri Belakangan Ini Harganya Tinggi?
-
Dana Asing Rp449,83 M Minggat dari Pasar Saham di Sesi I, BBCA Banyak Dilepas
-
Telkom Perkuat Kepatuhan Regulasi dan Kapabilitas Pengambil Keputusan untuk Dorong Pertumbuhan
-
Ini Alasan Purbaya Ngotot Cari Utang lewat Panda Bond China
-
Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini Jadi Komisaris Pertamina Retail?