- Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan produksi CPO Indonesia sebesar 52 juta ton mampu mendukung program B50.
- Pasokan CPO nasional dinilai mencukupi karena kebutuhan program B50 hanya memerlukan sekitar 5,3 juta ton per tahun.
- Peningkatan serapan CPO untuk biodiesel berdampak positif terhadap kenaikan harga sawit serta mendorong produktivitas kebun para petani.
Suara.com - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengeklaim produksi crude palm oil (CPO) atau minyak sawit mentah nasional cukup untuk mendukung implementasi program biodiesel 50 persen atau B50 yang mulai dijalankan pemerintah.
Amran mengatakan produksi CPO Indonesia saat ini mencapai sekitar 52 juta ton per tahun.
Dari jumlah tersebut, sekitar 32 juta ton diekspor sehingga masih tersedia pasokan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, termasuk program mandatori biodiesel B50.
"CPO kita 52 juta ton. Kita ekspor 32 juta ton. Artinya berlebih. Padahal untuk B50 hanya sekitar 5,3 juta ton," ujar Amran kepada wartawan, Senin (30/6/2026).
Menurut Amran, peningkatan serapan CPO untuk biodiesel justru dapat memberikan dampak positif terhadap harga sawit dan mendorong petani meningkatkan produktivitas kebun.
Ia mencontohkan, setelah implementasi program B40, produksi sawit nasional justru meningkat sekitar 6 juta ton.
"Bahkan naik produksi setelah B40, naik 6 juta ton. Ekspor kita juga naik," ujarnya.
Amran menjelaskan, kenaikan harga CPO membuat petani lebih terdorong merawat tanaman sawit sehingga produktivitas ikut meningkat.
"Kenapa pada saat B40 produktivitas naik? Karena harga dunianya naik. Kemudian dengan kita konversi CPO ke biodiesel, harga CPO dunia naik. Petani merawat dengan baik tanamannya. Pupuknya diperhatikan, hamanya diperhatikan, airnya diperhatikan, sehingga produksinya naik," pungkasnya.
Baca Juga: Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Investor Asing Terus Berhasrat Jual Saham, IHSG Melemah ke Level 5.820
-
Purbaya Mulai Kaji Anggaran Pemerintah untuk Kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun
-
Ternyata CNG Pengganti LPG 3 Kg Impor Juga dari China
-
Jangan Lewatkan Jazz Gunung 2026, BRImo Hadirkan Promo Tiket Diskon 40%!
-
Target Harga Rp6.000, Saham Emiten Tambang AMMN Layak Dibeli?
-
Lippo Malls Gelontorkan Rp11,6 Miliar Bangun PLTS Atap
-
Iran-AS Damai, Rupiah Berjaya Hari Ini di Level Rp17.851/USD
-
Pasar Modal Indonesia Turun Kasta Jadi Frontier Market? Dirut BEI Beri Bocoran
-
Profil Jeffrey Hendrik, Dirut BEI Baru dengan Janji Transparansi IHSG
-
Prabowo Mau 'Copot' Ratusan Direksi dan Komisaris BUMN di Tengah Isu Rangkap Jabatan