- Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menetapkan mandatori biodiesel B50 mulai 1 Juli 2026 untuk mengurangi ketergantungan impor solar nasional.
- Program B50 mampu menekan volume impor minyak mentah sebesar 300.000 barel per hari melalui penggunaan Fatty Acid Methyl Ester.
- Bahlil mengungkapkan ambisi mengembangkan biodiesel hingga B80 dengan menambah lahan sawit, meski menghadapi potensi penolakan terkait alih fungsi lahan.
Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan penerapan mandatori biodiesel 50 persen atau B50 yang akan berlaku pada 1 Juli 2026 akan menyelamatkan wajah Indonesia dari ketergantungan impor solar.
Kini ia juga berambisi untuk mengembangkan biodiesel hingga 80 persen campuran minyak nabati atau B80. Untuk mencapai ambisi itu, Bahlil mengatakan dibutuhkan lebih banyak lahan untuk ditanami sawit.
"Kalau tidak dapat minyak di laut, tidak dapat minyak di darat, ya dapat minyak tumbuhan saja. Saya lagi pikir-pikir ya, kalau begini bisa, Pak Presiden perintahkan, bisa enggak kita buat B70, B80? Tinggal kita tambah lahan," kata Bahlil agenda Energy Forum di Hotel Borobudur, Jakarta pada Kamis (25/6/2026).
Meski demikian, Bahlil mengatakan ia menyadari adanya potensi penolakan dari masyarakat terkait penambahan lahan untuk sawit demi ambisi B80 itu.
"Tapi begitu kita mau tambah lahan, ada yang enggak setuju lagi, bikin pesta apalah kira-kira begitu ya. Film begitulah kira-kira. Ini orang-orang ini nasionalis atau tidak ya? Atau suka impor-impor saja? Ini kita bingung," seloroh Bahlil.
Ungkapan Bahlil itu diduga berkaitan dengan film Pesta Babi yang isinya mengkritik pembukaan lahan pertanian besar-besaran di Papua Selatan, yang merampas lahan warga lokal.
Adapun program B50 disebut Bahlil berhasil menyelamat wajah Indonesia di mata dunia.
"Ternyata dengan B10 sampai B40 yang besok Juli akan kita resmikan B50, itu menyelamatkan wajah Indonesia dari ketergantungan impor solar kita," kata kata Bahlil.
Bahlil menyebut dengan berlakunya mandatori B50, Indonesia tidak perlu lagi mengimpor solar. Menurutnya melalui program tersebut mampu menutup sekitar 300.000 barel per hari dari total konsumsi solar nasional.
Baca Juga: Kebun Sawit PTPN Dijarah, Negara Rugi Rp62,6 Miliar
Dampaknya, volume impor minyak mentah yang sebelumnya mencapai 1 juta barel per hari kini berhasil ditekan menjadi sekitar 700.000 barel per hari karena sisa kebutuhannya telah dikonversi menggunakan Fatty Acid Methyl Ester (FAME).
Berita Terkait
-
Dua Kebakaran Serang Duren Sawit Dini Hari, 23 Jiwa Terdampak dan Ratusan Juta Rupiah Ludes
-
Dini Hari Mencekam di Duren Sawit: Api Lahap Warung Kelontong, 18 Jiwa Nyaris Terpanggang
-
Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak
-
Mengapa Minyakita Selalu Langka? Ekonom Ungkap Masalahnya
-
Minyakita Masih Mahal, CORE Sebut Produsen Sawit Lebih Pilih Ekspor Ketimbang Pasok Dalam Negeri
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%
-
Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya
-
LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Perkuat Koperasi Desa Merah Putih
-
Petani Khawatir Aturan TAR dan Nikotin Bikin Industri Kurangi Serapan Tembakau
-
Penggunaan AI untuk Promosi Jualan Online Diperketat, Begini Ketentuan Barunya
-
Kelakar Bahlil Jadi 'One Man Show' Urusi Pemadaman Listrik
-
Gegara Minyak Dunia IHSG Melesat Hampir ke Level 6.000, BBCA Naik Lagi