Bisnis / Makro
Selasa, 30 Juni 2026 | 08:19 WIB
Seorang pengunjung mengambil gambar pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym.]
Baca 10 detik
  • Indeks Harga Saham Gabungan diprediksi menguat pada Selasa (30/6/2026) setelah sempat melemah signifikan pada perdagangan sebelumnya.
  • Sentimen positif dari bursa Amerika Serikat dan meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah mendorong optimisme pasar global.
  • Gairah bursa Asia-Pasifik turut mendukung pergerakan indeks domestik yang diproyeksikan bergerak menuju level resistance 5.850 hingga 5.870.

Di luar isu geopolitik, gairah pasar di Asia Timur ikut didorong oleh rencana ekspansi bisnis raksasa teknologi Korea Selatan, di mana Samsung Electronics Co dan SK Group bersiap mengumumkan proyek investasi berskala besar yang dikombinasikan dengan inisiatif kebijakan strategis setempat.

Analisis Teknis IHSG dan Menu Saham Pilihan Analis

Secara teknikal, tim riset BNI Sekuritas melihat adanya peluang bagi IHSG untuk melepaskan diri dari tekanan jangka pendek dan bergerak menguat menuju area batas atas terdekat. Level pengujian pergerakan indeks untuk hari ini diproyeksikan berada pada rentang berikut:

Support Teknis: 5.750 – 5.800
Resistance Teknis: 5.850 – 5.870

Guna memanfaatkan momentum fluktuasi pasar hari ini, dua sekuritas terkemuka tanah air melansir daftar saham yang menarik untuk dicermati oleh para pelaku pasar untuk strategi perdagangan harian:

Rekomendasi Saham dari Mandiri Sekuritas:

PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR)

Rekomendasi: Beli (Buy)
Harga Penutupan Terakhir: 1.770
Target Harga Jual: 1.810
Batas Risiko (Stop Loss): 1.750

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)

Baca Juga: Investor Harus Waspada, Pasar Saham RI Belum Lolos dari Ancaman MSCI

Rekomendasi: Beli (Buy)
Harga Penutupan Terakhir: 1.980
Target Harga Jual: 2.030
Batas Risiko (Stop Loss): 1.960

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)

Rekomendasi: Beli (Buy)
Harga Penutupan Terakhir: 5.925
Target Harga Jual: 6.050
Batas Risiko (Stop Loss): 5.850
Rekomendasi Saham dari BNI Sekuritas:

PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA)

Rekomendasi: Pembelian Spekulatif (Speculative Buy)
Area Masuk Beli: 815 – 825
Target Harga Terdekat: 835 – 840
Batas Keluar Risiko: Di bawah 800

PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN)

Rekomendasi: Pembelian Spekulatif (Speculative Buy)
Area Masuk Beli: 570
Target Harga Terdekat: 585 – 610
Batas Keluar Risiko: Di bawah 550

PT Mayora Indah Tbk (MYOR)

Rekomendasi: Pembelian Spekulatif (Speculative Buy)
Area Masuk Beli: 1.835 – 1.870
Target Harga Terdekat: 1.900 – 1.950
Batas Keluar Risiko: Di bawah 1.835

PT Vale Indonesia Tbk (INCO)

Rekomendasi: Beli Saat Melemah (Buy on Weakness)
Area Masuk Beli: 4.300 – 4.400
Target Harga Terdekat: 4.500 – 4.600
Batas Keluar Risiko: Di bawah 4.270

PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA)

Rekomendasi: Pembelian Spekulatif (Speculative Buy)
Area Masuk Beli: 484 – 494
Target Harga Terdekat: 500 – 525
Batas Keluar Risiko: Di bawah 484

PT Minahasa Membangun Hebat Tbk (MINA)

Rekomendasi: Pembelian Spekulatif (Speculative Buy)
Area Masuk Beli: 240 – 258
Target Harga Terdekat: 268 – 276
Batas Keluar Risiko: Di bawah 240

Disclaimer: Pergerakan harga instrumen pasar modal, termasuk saham dan reksa dana, memiliki risiko fluktuasi yang tinggi serta dipengaruhi oleh sentimen ekonomi makro dan global secara dinamis. Informasi dan proyeksi harian dari sekuritas ini disediakan semata-mata sebagai referensi edukasi pasar, bukan merupakan ajakan mutlak atau jaminan kepastian keuntungan atas aktivitas investasi atau trading pribadi Anda.

Load More