- Indeks Harga Saham Gabungan diprediksi menguat pada Selasa (30/6/2026) setelah sempat melemah signifikan pada perdagangan sebelumnya.
- Sentimen positif dari bursa Amerika Serikat dan meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah mendorong optimisme pasar global.
- Gairah bursa Asia-Pasifik turut mendukung pergerakan indeks domestik yang diproyeksikan bergerak menuju level resistance 5.850 hingga 5.870.
Di luar isu geopolitik, gairah pasar di Asia Timur ikut didorong oleh rencana ekspansi bisnis raksasa teknologi Korea Selatan, di mana Samsung Electronics Co dan SK Group bersiap mengumumkan proyek investasi berskala besar yang dikombinasikan dengan inisiatif kebijakan strategis setempat.
Analisis Teknis IHSG dan Menu Saham Pilihan Analis
Secara teknikal, tim riset BNI Sekuritas melihat adanya peluang bagi IHSG untuk melepaskan diri dari tekanan jangka pendek dan bergerak menguat menuju area batas atas terdekat. Level pengujian pergerakan indeks untuk hari ini diproyeksikan berada pada rentang berikut:
Support Teknis: 5.750 – 5.800
Resistance Teknis: 5.850 – 5.870
Guna memanfaatkan momentum fluktuasi pasar hari ini, dua sekuritas terkemuka tanah air melansir daftar saham yang menarik untuk dicermati oleh para pelaku pasar untuk strategi perdagangan harian:
Rekomendasi Saham dari Mandiri Sekuritas:
PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR)
Rekomendasi: Beli (Buy)
Harga Penutupan Terakhir: 1.770
Target Harga Jual: 1.810
Batas Risiko (Stop Loss): 1.750
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
Baca Juga: Investor Harus Waspada, Pasar Saham RI Belum Lolos dari Ancaman MSCI
Rekomendasi: Beli (Buy)
Harga Penutupan Terakhir: 1.980
Target Harga Jual: 2.030
Batas Risiko (Stop Loss): 1.960
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)
Rekomendasi: Beli (Buy)
Harga Penutupan Terakhir: 5.925
Target Harga Jual: 6.050
Batas Risiko (Stop Loss): 5.850
Rekomendasi Saham dari BNI Sekuritas:
PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA)
Rekomendasi: Pembelian Spekulatif (Speculative Buy)
Area Masuk Beli: 815 – 825
Target Harga Terdekat: 835 – 840
Batas Keluar Risiko: Di bawah 800
PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN)
Rekomendasi: Pembelian Spekulatif (Speculative Buy)
Area Masuk Beli: 570
Target Harga Terdekat: 585 – 610
Batas Keluar Risiko: Di bawah 550
PT Mayora Indah Tbk (MYOR)
Rekomendasi: Pembelian Spekulatif (Speculative Buy)
Area Masuk Beli: 1.835 – 1.870
Target Harga Terdekat: 1.900 – 1.950
Batas Keluar Risiko: Di bawah 1.835
PT Vale Indonesia Tbk (INCO)
Rekomendasi: Beli Saat Melemah (Buy on Weakness)
Area Masuk Beli: 4.300 – 4.400
Target Harga Terdekat: 4.500 – 4.600
Batas Keluar Risiko: Di bawah 4.270
PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA)
Rekomendasi: Pembelian Spekulatif (Speculative Buy)
Area Masuk Beli: 484 – 494
Target Harga Terdekat: 500 – 525
Batas Keluar Risiko: Di bawah 484
PT Minahasa Membangun Hebat Tbk (MINA)
Rekomendasi: Pembelian Spekulatif (Speculative Buy)
Area Masuk Beli: 240 – 258
Target Harga Terdekat: 268 – 276
Batas Keluar Risiko: Di bawah 240
Disclaimer: Pergerakan harga instrumen pasar modal, termasuk saham dan reksa dana, memiliki risiko fluktuasi yang tinggi serta dipengaruhi oleh sentimen ekonomi makro dan global secara dinamis. Informasi dan proyeksi harian dari sekuritas ini disediakan semata-mata sebagai referensi edukasi pasar, bukan merupakan ajakan mutlak atau jaminan kepastian keuntungan atas aktivitas investasi atau trading pribadi Anda.
Berita Terkait
-
BEI Kejar 1.100 Emiten Baru, Indonesia Siap Tantang Bursa Saham Kelas Dunia
-
Investor Ritel Kini Bisa Punya Analis Saham Berbasis AI
-
Investor Asing Terus Berhasrat Jual Saham, IHSG Melemah ke Level 5.820
-
Pasar Modal Indonesia Turun Kasta Jadi Frontier Market? Dirut BEI Beri Bocoran
-
Profil Jeffrey Hendrik, Dirut BEI Baru dengan Janji Transparansi IHSG
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Jurnalis Kawakan Karni Ilyas Duduki Komisaris Emiten Tambang DEWA, Ini Profilnya
-
AHY Bidik Industri Kendaraan Listrik Nasional, Targetkan Brand EV Buatan Indonesia
-
Paraguay Cuan Ratusan Miliar Usai Kalahkan Jerman di Laga Kontroversial
-
Tak Mau Investasi Hilirisasi Bernilai Jumbo Gagal, BP BUMN Gandeng KPK
-
Waspada, Penipuan Digital Kini Terhubung dengan Pencucian Uang
-
TB Hasanuddin Sebut Biaya Latsarmil KDMP Rp30 Juta per Orang, Total Hampir Rp1 Triliun
-
Tak Perlu Dicicil Lagi? Ini Aturan Baru Pencairan Dana Pensiun
-
BEI Kejar 1.100 Emiten Baru, Indonesia Siap Tantang Bursa Saham Kelas Dunia
-
BRI Apresiasi Penempatan Dana SAL Pemerintah, Fokus Pembiayaan Produktif untuk Akselerasi Ekonomi
-
Dolar AS Diproyeksi Perkasa Ditopang Wall Street, Rupiah Bisa Anjlok Lagi?