- Nilai tukar rupiah melemah 0,37 persen ke level Rp17.919 per dolar AS pada perdagangan Senin, 20 Juli 2026.
- Eskalasi konflik antara AS dan Iran memicu kenaikan harga minyak serta menekan mata uang rupiah di Asia.
- Arus masuk modal asing ke pasar domestik diharapkan mampu membatasi pelemahan nilai tukar rupiah pada hari ini.
Suara.com - Nilai tukar rupiah lesu pada awal perdagangan Senin, 20 Juli 2026. Bahkan, Mata uang Garuda itu paling lemah di Asia terhadap dolar AS.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ibuka ke level Rp17.919 per dolar AS atau melemah 67 poin atau 0,37 persen dari hari sebelumnya yang ada di Rp17.919 per dolar AS.
Analis dari Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan pelemahan ini disebabkan ketegangan perang AS dengan Iran yang terus berkobar, sehingga memberikan tekanan pada rupiah.
"Rupiah melemah terhadap dolar AS di tengah meningkatnya eskalasi di Timur Tengah yang kembali melonjakkan harga minyak dunia dan indeks dolar AS," katanya saat dihubungi Suara.com.
Namun, pelemahan mungkin bisa terbatas oleh dukungan sentimen kuat domestik. Pasalnya inflow dana asing di pasar ekuitas maupun Surat Berharga Negara masih berlanjut.
Rupiah bisa saja menguat di sore nanti dan range Rp17.900 - Rp18.050," jelasnya.
Sementara itu, dolar Taiwan menemani rupiah yang keok lawan dolar AS dengan amblas 0,29 persen. Diikuti peso Filipina yang anjlok 0,16 persen dan baht Thailan juga melemah 0,04 persen.
Sedangkan mata uang Korea Selatan menguat di Asia dengan naik 0,32 persen. Disusul oleh ringgit malaysia yang naik 0,21 persen.
Diikuti Dolar Singapura dan yuan China yang positif 0,04 persen. Lalu ada yen Jepang dengan menguat tipis 0,03 persen.
Baca Juga: Rupiah Jadi Mata Uang Terkuat di Asia, Dolar AS Turun ke Rp17.919
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
Terkini
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub
-
Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI
-
Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK
-
Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029
-
Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia
-
Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?
-
Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati
-
Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret
-
Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus