Bisnis / Keuangan
Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:53 WIB
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS di Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Rupiah menguat 67 poin ke level Rp17.919 per dolar AS pada perdagangan Jumat, 17 Juli 2026.
  • Peningkatan nilai tukar tersebut menjadikan rupiah sebagai mata uang paling kuat di kawasan Asia hari ini.
  • Penguatan rupiah dipicu oleh derasnya aliran dana asing ke sektor obligasi serta ekuitas di pasar domestik.

Suara.com - Perdagangan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus menguat pada sore ini. Mata uang Garuda pun paling kuat di Asia.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah Jumat 17 Juli 2026 ditutup ke level Rp17.919 per dolar Amerika Serikat (AS). Angka ini menguat 67 poin atau 0,36 persen dari hari sebelumnya yang ada di Rp17.986 per dolar AS.

Alhasil, menjadi mata uang yang paling kuat di Asia saat melawan Dolar AS.

Analis dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan penguatan ini didukung oleh dana asing yang deras dari obligasi.

"Rupiah ditutup menguat cukup tajam 17.910 per dolar AS oleh dukungan kembalinya dana asing baik di obligasi maupun ekuitas. Indeks dolar AS dan harga minyak mentah dunia hari ini terpantau sedikit menurun," katanya saat dihubungi Suara.com.

Kata dia, sentimen global masih terfokus pada perkembangan geopolitik di Timteng (Timur Tengah), sedangkan sentimen domestik yang mulai kuat diperkirakan akan terus mendukung rupiah.

Ledakan di pelabuhan Dayyer, Bushehr [Ist/AryJeay]

"Investor juga mengantisipasi RDG BI minggu depan yang diperkirakan akan kembali menaikkan suku bunga sebesar 25bps. Range 17850-17950," jelasnya.

Sementara itu, rupiah rupiah menguat bersama beberapa mata uang lainnya. Salah satunya, peso Filipina yang menguat 0,06 persen.

Diikuti yen Jepang menguat 0,06 persen. Lalu, rupee India menguat 0,03 persen dan dolar Singapura yang menguat 0,008 persen terhadap dolar AS.

Baca Juga: Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.982 per Dolar AS, S&P Jadi Penopang Utama

Sedangkan mata uang Asia lainnya melemah terhadap dolar AS sore ini. Dolar Taiwan mencatat pelemahan terdalam yakni 0,22 persen.

Disusul, ringgit Malaysia yang melemah 0,22 persen, won Korea melemah 0,19 persen, yuan China melemah 0,06 persen dan baht Thailand melemah 0,03 persen. Lalu, dolar Hong Kong melemah 0,001 persen terhadap dolar AS.

Load More