- Ketua LPS Anggito Abimanyu menyatakan sebanyak 15 juta penduduk Indonesia saat ini masih belum memiliki rekening perbankan.
- Jumlah masyarakat tanpa rekening menurun dua juta tiap tahun seiring dengan meningkatnya aktivitas transaksi keuangan masyarakat aktif.
- Simpanan kelas menengah hingga kelompok nasabah di atas Rp5 miliar tetap mencatatkan pertumbuhan nominal secara tahunan.
Suara.com - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengungkapkan masih ada masyarakat yang belum memiliki rekening tabungan.
Ketua LPS Anggito Abimanyu mengatakan masih ada 15 juta masyarakat yang belum memiliki rekening. Namun, dia menekankan umlah penduduk yang belum memiliki rekening perbankan sudah mulai turun.
"Setiap tahun saya monitor turun sekitar dua jutaan. Sekarang tinggal sekitar 15 juta yang belum. Sekarang masyarakat punya rekening untuk beraktivitas," katanya di Gedung DPR, Senin (20/7/2026).
Lebih lanjut, Anggito menambahkan bahwa aktivitas transaksi perbankan juga semakin meningkat. Hal itu tercermin dari bertambahnya jumlah rekening aktif, sementara rekening yang tidak aktif terus menurun.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi indikator bahwa aktivitas ekonomi masyarakat masih berjalan dan transaksi keuangan semakin dinamis.
"Rekening yang aktif juga semakin banyak sekarang. Rekening yang tidak aktif itu semakin sedikit sekarang. Itu menunjukkan ekonominya aktif. Movement atau mutasi rekening semakin banyak," bebernya.
Sementara itu, dia juga mencatat tabungan masyarakat kelas menengah masih menunjukkan pertumbuhan, baik dari sisi nominal simpanan maupun jumlah rekening. Apalagi , laju pertumbuhannya mulai melambat dalam beberapa bulan terakhir seiring dinamika ekonomi yang terjadi.
Adapun, perlambatan tersebut tidak berarti terjadi penurunan nilai tabungan. Menurutnya, tabungan masyarakat kelas menengah tetap meningkat secara tahunan (year-on-year), meski kecepatannya tidak setinggi periode sebelumnya.
"Naik, tapi agak melambat kenaikannya. Jumlah nominal maupun rekeningnya naik,"bebernya.
Baca Juga: Kredit Tumbuh, Tapi Bank Perketat Syarat Pinjaman di Tengah Ketidakpastian
Ia menjelaskan, pertumbuhan simpanan paling tinggi masih berasal dari kelompok nasabah dengan saldo di atas Rp5 miliar. Selain nominal simpanan yang meningkat, jumlah rekening pada kelompok tersebut juga mengalami kenaikan secara tahunan.
"Tempat yang paling tinggi, yang paling besar, yang di atas Rp5 miliar itu naiknya tinggi. Jumlah rekening naik, itu saja. Khususnya year-on-year," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
Terkini
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub
-
Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI
-
Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK
-
Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029
-
Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia
-
Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?
-
Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati
-
Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret
-
Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus