- Pada Rabu (22/7/2026), harga sejumlah komoditas pangan di pasar tradisional menunjukkan tren pergerakan yang beragam.
- Berdasarkan data PIHPS Bank Indonesia, cabai rawit merah, telur ayam ras, dan daging ayam mengalami kenaikan harga.
- Sebaliknya, harga bawang merah, bawang putih, cabai merah, serta minyak goreng mencatatkan penurunan di pasaran.
Suara.com - Pergerakan harga pangan nasional di pasar tradisional kembali menunjukkan tren yang beragam pada Rabu (22/7/2026). Sejumlah komoditas strategis seperti cabai rawit merah, telur ayam ras, hingga daging ayam mengalami kenaikan harga.
Di sisi lain, beberapa komoditas seperti bawang merah, bawang putih, cabai merah, dan minyak goreng justru mencatatkan penurunan.
Kenaikan harga cabai masih menjadi perhatian karena berpotensi memicu inflasi pangan. Sementara itu, harga beras di tingkat nasional cenderung stabil meski beberapa jenis mengalami kenaikan tipis.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia yang dilihat melalui situs web bi.go.id/hargapangan pukul 09.28 WIB, cabai rawit merah menjadi salah satu komoditas dengan kenaikan paling tinggi.
Harga cabai rawit merah tercatat mencapai Rp55.150 per kilogram, naik 5,16 persen atau Rp2.700 dibandingkan hari sebelumnya. Sementara cabai rawit hijau juga naik 0,67 persen menjadi Rp52.450 per kilogram.
Di sisi lain, harga cabai merah besar turun 2,26 persen menjadi Rp47.550 per kilogram, sedangkan cabai merah keriting ikut melemah 2,54 persen ke level Rp46.050 per kilogram.
Kelompok bawang juga mengalami penurunan harga. Bawang merah ukuran sedang dibanderol Rp42.600 per kilogram, turun 4,38 persen atau Rp1.950. Bawang putih ukuran sedang turun 1,93 persen menjadi Rp43.200 per kilogram.
Untuk komoditas beras, harga relatif stabil. Beras kualitas bawah I naik tipis 0,34 persen menjadi Rp14.750 per kilogram, sedangkan beras kualitas bawah II turun 0,34 persen menjadi Rp14.600 per kilogram.
Beras kualitas medium I tercatat naik 0,31 persen menjadi Rp16.400 per kilogram. Beras kualitas medium II juga naik 0,31 persen ke level Rp16.200 per kilogram. Sementara itu, beras kualitas super I dan super II masing-masing tetap di harga Rp17.650 dan Rp17.150 per kilogram.
Baca Juga: Harga Cabai Rawit Tembus Rp52 Ribu, Beras Medium dan Telur Merangkak Naik
Dari kelompok protein hewani, harga daging ayam ras segar naik 1,04 persen menjadi Rp38.750 per kilogram. Telur ayam ras segar juga mengalami kenaikan 2,07 persen menjadi Rp29.600 per kilogram.
Sementara itu, harga daging sapi kualitas 1 naik tipis 0,03 persen menjadi Rp150.550 per kilogram. Berbeda dengan kualitas 1, harga daging sapi kualitas 2 turun 0,46 persen menjadi Rp141.700 per kilogram.
Pada komoditas gula, gula pasir kualitas premium turun 0,49 persen menjadi Rp20.300 per kilogram, sedangkan gula pasir lokal tetap di level Rp19.100 per kilogram.
Untuk minyak goreng, harga minyak goreng curah naik tipis 0,24 persen menjadi Rp20.550 per kilogram. Sebaliknya, minyak goreng kemasan bermerek 1 turun 0,41 persen menjadi Rp24.200 per kilogram, sedangkan minyak goreng kemasan bermerek 2 turun 0,21 persen menjadi Rp23.400 per kilogram.
Berita Terkait
-
Harga Cabai Mulai Mendingin, Kenaikan Beras dan Minyak Goreng Masih Membebani Konsumen
-
Daftar Harga Pangan Hari Ini: Hampir Semua Komoditas Kompak Meroket!
-
Inflasi Pangan Mengintai? Harga Beras dan Cabai Rawit Kembali Merangkak Naik
-
Inflasi Pangan Berpotensi Mereda, Harga Cabai hingga Beras Kompak Turun
-
Cabai Rawit Makin Pedas di Kantong! Harga Tembus Rp82.300 per Kg
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
Terkini
-
Strategi Mikro BRI Tuai Pengakuan, JPMorgan Naikkan Rekomendasi BBRI
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes Usai Cekik Bek Spanyol!
-
JPMorgan Validasi Transformasi BRI, Rekomendasi BBRI Naik Jadi Overweight
-
Internet 200 Mbps dan Solusi 'Pijar' Siap GebrakTahun Ajaran Baru
-
Macet Panjang Masih Terjadi Jalan Raya Cakung-Cilincing, Kendaraan Dialihkan ke U-Turn Polsek
-
Pompa Air Shimizu Buatan Mana? Ini Asal Usul Nama dan Sejarahnya
-
Hexnode Tunjuk Ingram Micro sebagai Distributor Resmi Solusi Endpoint Management di Indonesia
-
Fakta Penemuan Pasutri Tewas di Kebun Karet Banyuasin, Polisi Dalami Penyebab Kematian
-
Aku Belajar Bijak Bermobilitas Berkat Transportasi Umum Jakarta
-
Waspada! Harga Cabai Rawit Merah dan Telur Ayam Melejit, Sinyal Tekanan Inflasi Pangan Nasional