Bisnis / Makro
Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:00 WIB
Ilustrasi harga beras. (Nathan Cima/unplash)
Baca 10 detik
  • Harga komoditas pangan nasional di pasar tradisional bervariasi pada perdagangan hari Jumat, 19 Juni 2026 menurut data PIHPS.
  • Beras kualitas bawah, bawang putih, cabai rawit merah, daging sapi, serta minyak goreng mencatat kenaikan harga yang signifikan.
  • Komoditas bawang merah, daging ayam ras, telur ayam, serta beberapa jenis cabai mengalami penurunan harga di berbagai provinsi.

Suara.com - Sejumlah komoditas pangan nasional masih mengalami kenaikan harga pada perdagangan Jumat (19/6/2026). Kenaikan terjadi pada beras, cabai rawit merah, bawang putih, hingga minyak goreng kemasan.

Di sisi lain, beberapa komoditas strategis seperti bawang merah, daging ayam ras, dan telur ayam tercatat mengalami penurunan harga.

Berdasarkan data rata-rata harga pangan nasional di pasar tradisional seluruh provinsi dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia yang dilihat melalui situs web bi.go.id/hargapangan pukul 10.10 WIB, harga beras kualitas bawah I naik 2,73 persen atau Rp400 menjadi Rp15.050 per kilogram (kg).

Kenaikan juga terjadi pada beras kualitas bawah II yang naik 2,41 persen atau Rp350 menjadi Rp14.850 per kg. Sementara beras kualitas medium II meningkat 1,25 persen atau Rp200 menjadi Rp16.250 per kg.

Adapun beras kualitas medium I tercatat stabil di level Rp16.250 per kg. Beras kualitas super I justru turun 2,28 persen atau Rp400 menjadi Rp17.150 per kg, sedangkan beras kualitas super II turun 0,88 persen atau Rp150 menjadi Rp16.850 per kg.

Dari kelompok bumbu dapur, harga bawang putih ukuran sedang melonjak 4,37 persen atau Rp1.850 menjadi Rp44.150 per kg. Sebaliknya, harga bawang merah ukuran sedang turun 0,81 persen atau Rp450 menjadi Rp55.900 per kg.

Petani membersihkan hasil panen bawang merah. [Antara/Arnas Padda/nz]

Kenaikan cukup tinggi juga terjadi pada cabai rawit merah yang naik 3,42 persen atau Rp2.550 menjadi Rp77.100 per kg. Harga cabai merah hijau naik 2,97 persen atau Rp1.600 menjadi Rp55.500 per kg.

Sementara itu, harga cabai merah keriting turun 3,29 persen atau Rp1.815 menjadi Rp54.300 per kg dan cabai merah besar turun 5,38 persen atau Rp3.300 menjadi Rp58.000 per kg.

Untuk komoditas protein hewani, harga daging sapi kualitas I naik tipis 0,2 persen atau Rp300 menjadi Rp148.900 per kg. Daging sapi kualitas II juga meningkat 1,29 persen atau Rp1.800 menjadi Rp141.450 per kg.

Baca Juga: Inflasi Pangan Berpotensi Mereda, Harga Cabai hingga Beras Kompak Turun

Berbeda dengan daging sapi, harga daging ayam ras segar turun 2,28 persen atau Rp850 menjadi Rp36.350 per kg. Harga telur ayam ras segar juga turun 0,5 persen atau Rp150 menjadi Rp29.950 per kg.

Pada kelompok minyak goreng, harga minyak goreng curah naik 0,73 persen atau Rp150 menjadi Rp20.750 per kg. Minyak goreng kemasan bermerek I naik 2,27 persen atau Rp550 menjadi Rp24.750 per kg, sedangkan minyak goreng kemasan bermerek II meningkat 1,29 persen atau Rp300 menjadi Rp23.600 per kg.

Sementara itu, harga gula pasir lokal naik 0,52 persen atau Rp100 menjadi Rp19.250 per kg. Di sisi lain, gula pasir kualitas premium turun 0,49 persen atau Rp100 menjadi Rp20.150 per kg.

Load More