Bisnis / Makro
Kamis, 23 Juli 2026 | 17:43 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (23/7/2026). [Suara.com/Novian]
Baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan sekolah elit bagi anak orang kaya diizinkan menolak program Makan Bergizi Gratis.
  • Kebijakan pengecualian bagi sekolah kaya tersebut di Kantor Kemenko Perekonomian pada Kamis 23 Juli 2026 bertujuan menghemat anggaran.
  • Presiden Prabowo Subianto menunjuk Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional baru pada Rabu 22 Juli 2026 menggantikan Nanik S Deyang.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membocorkan skema efisiensi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan Badan Gizi Nasional (BGN).

Menkeu Purbaya mengaku tidak mengetahui terlalu detail soal skema efisiensi anggaran MBG. Namun ia mengungkapkan kalau sekolah-sekolah nantinya diizinkan untuk tidak menerima MBG.

Adapun sekolah yang dimaksud Purbaya adalah sekolah elit yang diisi oleh orang-orang kaya. Jika mereka tidak menginginkan MBG, maka BGN bakal mempersilakan keputusan itu.

"Anak orang kaya berarti yang sekolah-sekolah yang bagus-bagus, yang kaya-kaya. Mungkin nanti mereka bilang enggak mau, ya sudah, dikasih katanya, gitu," katanya di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (23/7/2026).

Bendahara Negara menilai kalau keputusan itu akan berdampak pada penghematan anggaran MBG. 

"Kurang lah kalau gitu kan, penghematan bukan dipotong (anggaran)," lanjutnya.

Kendati begitu Purbaya masih belum mengetahui detail teknis yang akan dijalankan. Ia juga berencana untuk menemui Kepala BGN Sudaryono yang baru dilantik Presiden RI Prabowo Subianto.

Namun Purbaya tak mau buru-buru lantaran BGN kemungkinan masih konsolidasi soal kebijakan. Apabila sudah matang, ia bakal bertemu Sudaryono.

"Kita biarin konsolidasi dulu. Begitu detail ya kita ketemu lagi. Ini kan masih konsolidasi. Tadinya mau minggu ini, tapi kan ketuanya ganti," paparnya.

Baca Juga: Mendag Klaim MBG Dongkrak Harga Telur, Kini Mendekati HET

"Dia kan masih konsolidasi, masa saya ganggu? Biar tenang dulu," jelas dia.

Diketahui Presiden RI Prabowo Subianto menunjuk Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional untuk menggantikan Nanik S Deyang pada Rabu, 22 Juli 2026.

Sudaryono mengaku telah menerima pemberitahuan mengenai penunjukannya sebagai Kepala BGN untuk menggantikan Nanik S Deyang yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan.

"Ya, yang pertama saya tadi ditelepon oleh Pak Teddy (Seskab) untuk nanti siang, sore ada pelantikan. Jadi betul. Dan tadi juga Pak Mensesneg sudah memberikan keterangan pers bahwa saya ditunjuk oleh Presiden untuk kemudian menggantikan Bu Nani yang mengundurkan diri karena faktor kesehatan, kepada saya," kata Sudaryono kepada wartawan, Rabu (22/7/2026).

Load More