Bisnis / Keuangan
Jum'at, 24 Juli 2026 | 16:48 WIB
Rupiah masih terpuruk terhadap dolar AS hari ini. [Suara.com]
Baca 10 detik
  • Rupiah ditutup melemah ke level Rp17.963 per dolar AS pada perdagangan Jumat, 24 Juli 2026.
  • Pelemahan dipicu sentimen global, eskalasi Timur Tengah, lonjakan minyak, dan aliran keluar dana asing.
  • Beberapa mata uang Asia lain turut melemah, sementara sebagian mata uang kawasan lainnya mengalami penguatan.

Suara.com - Nilai tukar rupiah melempem hingga akhir pedagangan, Jumat, 24 Juli 2026. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup ke level Rp 17.963 per dolar Amerika Serikat (AS).

Mata uang Garuda ini melemah 27 poin atau 0,15 persen dari hari sebelumnya yang ada di Rp17.936 per dolar AS.  

Analis dari Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan pelemahan rupiah ini disebabkan oleh sentimen global, terutama harga minyak dunia.

"Rupiah ditutup melemah terhadap dolar AS di tengah meningkatnya eskalasi geopolitik di Timur Tengah yang memicu lonjakan harga minyak mentah dunia serta mendorong sentimen risk-off di pasar global maupun domestik," ujarnya saat dihubungi Suara.com.

Mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat. [Antara]

Lukman mengatakan, tekanan terhadap rupiah semakin besar seiring derasnya arus keluar dana asing (foreign outflow) dari pasar keuangan Indonesia. Hal ini membuat sentimen negatif mata uang Garuda melemah.

"Rupiah diperkirakan masih akan berada di bawah tekanan seiring meningkatnya ketidakpastian domestik dan global," jelasnya.

Selain itu, beberapa mata uang Asia juga mengalami pelemahan.  Salah satunya dolar Taiwan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah ditutup anjlok 0,29 persen.

Kemudian, peso Filipina yang sudah ditutup tertekan 0,14 persen dan ringgit Malaysia turun 0,09 persen. Diikuti, dolar Hong Kong melemah tipis 0,01 persen.

Sedangkan,won Korea Selatan menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,76 persen.

Baca Juga: Kegiatan Usaha PFII Pakai Dolar AS, Purbaya Ungkap Nasib Rupiah di Tengah Pelemahan

Lalu, baht Thailand yang menanjak 0,31 persen dan rupee India terkerek 0,08 persen. Disusul, dolar Singapura terangkat 0,07 persen. Berikutnya, yen Jepang terapresiasi 0,04 persen dan yuan China menguat tipis 0,01 persen terhadap the greenback.

Load More