Bisnis / Keuangan
Kamis, 23 Juli 2026 | 15:59 WIB
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah di level Rp17.936 pada Kamis sore. [Antara]
Baca 10 detik
  • Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah di level Rp17.936 pada Kamis sore.
  • Pelemahan rupiah terjadi akibat tekanan sentimen global dari kenaikan harga minyak dunia di atas $90.
  • Dampak kenaikan harga minyak tersebut turut menyeret sejumlah mata uang di kawasan Asia mengalami pelemahan.

Suara.com - Rupiah berbalik melemah saat penutupan perdagangan pada Kamis sore (23/7/2026). Sebelumnya pada Kamis pagi kurs rupiah tampil lebih meyakinkan, setelah mengalami penguatan sebesar 0,02 persen terhadap dolar Amerika Serikat.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup di level Rp 17.936 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Kamis sore. Angka ini melemah 19 poin atau 0,11 persen dari hari sebelumnya yang ada di Rp17.917 per dolar AS.

Analis dari Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan pelemahan ini disebabkan oleh sentimen global. Lantaran, harga minyak dunia yang naik memberikan tekanan pada mata uang Garuda.

"Rupiah ditutup melemah terhadap dolar AS oleh kembali naiknya harga minyak mentah dunia yang telah melewati $90 per barel," katanya saat dihubungi Suara.com.

Dia mengatakan walau sentimen domestik umumnya telah memulih. Namun, rupiah masih berpotensi melemah apabila harga minyak dunia terus meningkat.

"Rupiah masih diperkirakan melemah pada esok pagi nanti," jelasnya.

Selain rupiah, beberapa mata uang Asia juga melemah. Baht Thailand menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah turun 0,16 persen, diikuti yen Jepang terkoreksi 0,12 persen, ringgit Malaysia yang turun 0,02 persen dan peso Filipina yang melemah tipis 0,006 persen terhadap the greenback.

Sedangkan, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,52 persen, disusul dolar Taiwan yang ditutup melesat 0,45 persen dan dolar Singapura yang terangkat 0,07 persen.

Yuan China juga terkerek 0,05 persen, rupee India naik 0,04 persen dan dolar Hong Kong yang bergerak stabil dengan kecenderungan menguat tipis.

Baca Juga: Amerika Bom Iran, Rupiah Tersungkur

Load More