Bisnis / Energi
Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:52 WIB
Ilustrasi PLTU. [Suara.com].
Baca 10 detik
  • Cirebon Power berkomitmen menjaga keandalan pasokan listrik nasional untuk mendukung transisi energi berkelanjutan di Indonesia.
  • Perusahaan membangun PLTU Cirebon-1 di Jawa Barat pada 2007 guna mengatasi krisis listrik wilayah Jawa-Madura-Bali.
  • Pimpinan Cirebon Power menerima penghargaan Energy Executive Award 2026 atas kontribusi kepemimpinan di sektor energi.

Suara.com - Ketahanan pasokan listrik dinilai menjadi faktor utama dalam menyukseskan transisi energi di Indonesia. Di tengah upaya pemerintah mempercepat pengembangan energi baru terbarukan (EBT), keandalan sistem kelistrikan tetap menjadi fondasi agar kebutuhan listrik masyarakat dan industri dapat terpenuhi.

Wakil Presiden Direktur Cirebon Power, Joseph Pangalila mengatakan, perusahaan fokus menjaga keandalan pasokan listrik nasional dan mendukung transisi menuju energi yang lebih berkelanjutan.

"Setidaknya terdapat tiga aspek penting yang harus menjadi perhatian, yakni ketersediaan listrik yang baik, keterjangkauan bagi seluruh lapisan masyarakat, serta pengembangan energi terbarukan," ujarnya di Jakarta, Jumat (24/7/2026).

Ilustrasi PLTU (Suara.com/Anang Firmansyah)

Joseph sedikit cerita masa lalu, bagaimana perusahaan membangun PLTU Cirebon-1 660 MW di Kanci, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pada 2007. Ia mengenang saat itu terjadi krisis listrik.

Kehadiran PLTU Cirebon-1 menjadi angin segar bagi pemenuhan kebutuhan listrik, terutama di sistem jaringan Jawa-Madura-Bali.

"Cirebon-1 itu adalah transisi kepada fast track," imbuhnya.

Harapan Joseph sejalan dengan arah kebijakan pengembangan sektor energi pemerintah saat ini yang berfokus pada kemandirian energi dan transisi hijau, dengan pilar utama antara lain target 100 GW tenaga surya, termasuk rencana 80 GW di 80 ribu desa.

Upaya Cirebon Power yang mengedepankan kendalan listrik bagi masyarakat Pulau Jawa dan Bali ini diganjar penghaargaan dari Majalah Listrik dalam ajang Energy Executive Award 2026.

Dalam penghargaan itu, Direktur Utama Cirebon Power Hisahiro Takeuchi menerima predikat Leadership Excellence in Decarbonization and International Energy Collaboration. Sedangkan Joseph mendapat predikat Sustainable Power Visionary Leader.

Baca Juga: Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB

Load More