- Cirebon Power berkomitmen menjaga keandalan pasokan listrik nasional untuk mendukung transisi energi berkelanjutan di Indonesia.
- Perusahaan membangun PLTU Cirebon-1 di Jawa Barat pada 2007 guna mengatasi krisis listrik wilayah Jawa-Madura-Bali.
- Pimpinan Cirebon Power menerima penghargaan Energy Executive Award 2026 atas kontribusi kepemimpinan di sektor energi.
Suara.com - Ketahanan pasokan listrik dinilai menjadi faktor utama dalam menyukseskan transisi energi di Indonesia. Di tengah upaya pemerintah mempercepat pengembangan energi baru terbarukan (EBT), keandalan sistem kelistrikan tetap menjadi fondasi agar kebutuhan listrik masyarakat dan industri dapat terpenuhi.
Wakil Presiden Direktur Cirebon Power, Joseph Pangalila mengatakan, perusahaan fokus menjaga keandalan pasokan listrik nasional dan mendukung transisi menuju energi yang lebih berkelanjutan.
"Setidaknya terdapat tiga aspek penting yang harus menjadi perhatian, yakni ketersediaan listrik yang baik, keterjangkauan bagi seluruh lapisan masyarakat, serta pengembangan energi terbarukan," ujarnya di Jakarta, Jumat (24/7/2026).
Joseph sedikit cerita masa lalu, bagaimana perusahaan membangun PLTU Cirebon-1 660 MW di Kanci, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pada 2007. Ia mengenang saat itu terjadi krisis listrik.
Kehadiran PLTU Cirebon-1 menjadi angin segar bagi pemenuhan kebutuhan listrik, terutama di sistem jaringan Jawa-Madura-Bali.
"Cirebon-1 itu adalah transisi kepada fast track," imbuhnya.
Harapan Joseph sejalan dengan arah kebijakan pengembangan sektor energi pemerintah saat ini yang berfokus pada kemandirian energi dan transisi hijau, dengan pilar utama antara lain target 100 GW tenaga surya, termasuk rencana 80 GW di 80 ribu desa.
Upaya Cirebon Power yang mengedepankan kendalan listrik bagi masyarakat Pulau Jawa dan Bali ini diganjar penghaargaan dari Majalah Listrik dalam ajang Energy Executive Award 2026.
Dalam penghargaan itu, Direktur Utama Cirebon Power Hisahiro Takeuchi menerima predikat Leadership Excellence in Decarbonization and International Energy Collaboration. Sedangkan Joseph mendapat predikat Sustainable Power Visionary Leader.
Baca Juga: Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Jangan Fokus Proyek EBT Saja, Keandalan Listrik Penting Buat Transisi Energi
-
Prabowo Dituduh Lakukan 'Kejahatan Pembiaran' Terkait Isu Ijazah Palsu Jokowi
-
Benarkah Telinga Berdenging Tanda Ibadah Ditolak? Begini Penjelasan Buya Yahya
-
Jaksa Agung Minta Jampidsus Kuntadi Tak Tebang Pilih Tangani Kasus: Jangan Takut Ditekan!
-
Khutbah di Bawah Lembah: Melawan Tanpa Kebencian, Bertahan Demi Martabat
-
Bisnis Agen Logistik Kian Dilirik Anak Muda, Modal Mulai Rp10 Juta
-
Juminten Edan: Suguhkan Kisah Duka dan Trauma dalam Balutan Misteri Gaib!
-
Diancam Pecat! Satpam Fiktor Dipaksa Sujud dan Kayuh Sepeda Terbalik oleh Penumpang Alphard
-
Sinopsis Welcome to the Jungle, Film Terbaru Akshay Kumar dan Disha Patani
-
Bukan Sekadar Tipis, Ini 3 Inovasi Kunci Galaxy Z Fold8 Ultra yang Menetapkan Standar Baru HP Lipat