- Wisnu Satya Putra menyatakan industri kreatif Indonesia bergeser karena brand modern membutuhkan mitra agensi yang terintegrasi.
- Pada Senin, 27 Juli 2026, Feel Good Network menunjuk Innercircle dan BRICKS untuk memperkuat jaringan agensi kreatif.
- Penunjukan Innercircle dan BRICKS bertujuan menghasilkan pertumbuhan bisnis yang terukur, terarah, serta berkelanjutan bagi para klien.
Suara.com - Industri kreatif RI dinilai mulai bergeser. Kebutuhan terus tumbuh di kalangan brand modern akan mitra agensi yang mampu melampaui eksekusi kampanye yang berdiri sendiri-sendiri.
CEO Feel Good Network, Wisnu Satya Putra menilai bahwa seiring pemasaran yang semakin terfragmentasi di berbagai platform, audiens, kreator, kanal commerce, dan metrik performa, brand semakin membutuhkan mitra yang dapat membangun nilai brand jangka panjang sekaligus memberikan hasil bisnis yang terukur.
"Kami melihat pertumbuhan sebagai sesuatu yang harus dirancang, bukan sekadar dikejar. Ini membutuhkan fondasi brand yang kuat, arah strategis yang jelas, dan kemampuan menerjemahkan ide menjadi momentum yang terukur di seluruh funnel," katanya, dikutip dari siaran pers, Senin (27/7/2026).
Untuk itu, Feel Good Network selaku jaringan kreatif independen menunjuk Innercircle dan BRICKS sebagai agensi kreatif utama. Keduanya akan memperkuat kemampuan jaringan untuk menghubungkan pemikiran brand, kreativitas digital-first, konten, media, dan data menjadi satu sistem yang terintegrasi.
"Innercircle dan BRICKS menyatukan kapabilitas tersebut, membantu jaringan menciptakan pertumbuhan yang bukan hanya lebih cepat, tetapi juga lebih terarah, lebih terhubung, dan lebih berkelanjutan bagi klien kami," ujar Wisnu.
Didirikan bersama oleh Morica Lim dan Eve Wongsosaputro, Innercircle mengandalkan pengalaman keduanya memimpin akun global di berbagai jaringan agensi lokal maupun multinasional di Indonesia, Singapura, dan Belanda.
Ukurannya yang boutique memang disengaja, tim yang fokus dan daftar klien yang selektif membuat kepemimpinan tetap terlibat mulai dari brief pertama hingga eksekusi akhir, menghadirkan standar kreatif global dengan insting lokal tanpa lapisan birokrasi seperti agensi besar pada umumnya.
"Kami semua pernah menangani akun global, dan kami tahu seperti apa standar yang baik ketika ekspektasinya tinggi. Yang dibutuhkan pasar sekarang adalah standar yang sama, namun dihadirkan dengan insting lokal dan kecepatan mengikuti budaya," ujar Morica Lim selaku Co-Founder dan Business Director Innercircle.
Didirikan bersama oleh Stephanie Putri Fajar dan Rangga Akbar Pradipta, BRICKS dibangun secara full-funnel sejak hari pertama, bukan sebagai spesialisasi yang baru berkembang belakangan.
Baca Juga: Permintaan Alat Berat Tinggi, Emiten HEXA Raih Untung dari Program Pemerintah
Tim ini sengaja dijaga ramping dengan strategi, data, kreatif, dan account bekerja pada brief yang sama secara bersamaan, bukan diteruskan secara berjenjang. Sehingga inti masalah tetap utuh dari percakapan pertama hingga aset terakhir.
"Agensi mana pun bisa memberi tahu klien apa yang bisa mereka kerjakan. Sangat sedikit yang mau memberi tahu klien apa yang seharusnya mereka lakukan. Itulah percakapan yang ingin kami hadirkan lewat BRICKS. Kami tidak mengukur scope dari apa yang kami hasilkan, tetapi dari angka bisnis yang berhasil digerakkan," ujar Stephanie Putri Fajar selaku Co-Founder & Managing Director BRICKS.
Bagi Feel Good Network, penunjukan ini merupakan bagian dari upaya lebih luas untuk membangun model agensi yang lebih terhubung. Innercircle dan BRICKS akan bekerja bersama unit-unit spesialis jaringan lainnya di bidang kreatif lintas negara, budaya sosial, ekosistem kreator, produksi konten, media, dan data.
"Bersama-sama, langkah-langkah ini mencerminkan ambisi jaringan untuk membangun ekosistem kreatif Asia Tenggara yang berperan baik sebagai jembatan budaya lintas pasar maupun mitra pertumbuhan bagi brand modern, memadukan relevansi regional, kelincahan independen, standar setara multinasional, dan kedalaman spesialisasi," jelas Wisnu.
Berita Terkait
-
Permintaan Alat Berat Tinggi, Emiten HEXA Raih Untung dari Program Pemerintah
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Prabowo Guyur Insentif Baru, Bea Masuk Impor MRO dan LPG Dipangkas Jadi 0%
-
Targetkan Produksi 156 Rangkaian KRL Mandiri, Integrasi KAI-INKA Siap Akhiri Ketergantungan Impor!
-
Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Industri Kreatif Bergeser, Strategi Kampanye Tak Lagi Cukup
-
Ekonom UGM Endus Pola Penggusuran 'Orang Jokowi' di Balik Mundurnya Gubernur BI
-
RI Lobi AS Agar Sawit Bebas Tarif Section 301, Airlangga: Kami Minta Dikecualikan
-
KPK Periksa SF Hariyanto, Eks Ketua KPID Riau hingga Anggota Dewan
-
Teka-teki Kematian Sutrimo, DPR Minta Polisi Tak Sisakan Spekulasi
-
Ketimpangan Relasi Kerja: Mengapa Loyalitas Hanya Berlaku Satu Arah?
-
Perahu Mahasiswa KKN Terbalik di Muratara, Begini Kronologi hingga Satu Korban Hilang
-
Pemuda Sinjai Merantau Demi Biayai Adik, Tewas Dikeroyok Massa
-
Kemunculan Harimau Bikin Panik, Sekolah di Pulau Burung Inhil Diliburkan
-
4 Zodiak Beruntung yang Diprediksi Hidup Tenang dan Bahagia Mulai 28 Juli 2026