Bisnis / Makro
Senin, 03 Agustus 2026 | 13:26 WIB
Ilustrasi perdagangan sesi I IHSG hari ini [Ist/Antara]
Baca 10 detik
  • Analis Nafan Aji Gusta menyatakan laporan keuangan kuartal II-2026 di Jakarta pada Jumat, 31 Juli, menjadi katalis penentu arah saham tambang.
  • BRI Danareksa Sekuritas memperkirakan pendapatan emiten pertambangan logam kuartal II-2026 menembus US$4,5 miliar, didorong harga jual rata-rata komoditas.
  • Berbagai saham emiten pertambangan membukukan apresiasi harga atraktif di Bursa Efek Indonesia sepanjang satu bulan terakhir hingga Jumat, 31 Juli.

Rapor Penguatan Saham Tambang Sebulan Terakhir

Menjelang penutupan perdagangan sesi I di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir pekan lalu, Jumat (31/7), sederet saham emiten pertambangan telah membukukan tren apresiasi harga yang atraktif bila diakumulasikan sepanjang satu bulan terakhir.

Pada subsektor pertambangan mineral logam dan baterai, saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) memimpin penguatan sebesar 33,55 persen hingga bertengger di posisi Rp4.140 per lembar. Saham PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) turut menguat 8,23 persen ke level Rp500, sementara PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) naik 14,74 persen menuju level Rp895.

Apresiasi harga juga dinikmati oleh emiten tambang emas dan nikel lainnya. Saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) tercatat meningkat 18,14 persen ke posisi Rp560, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menguat 10,81 persen ke level Rp2.870, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) melesat 28,03 persen ke Rp5.275, serta saham produsen timah PT Timah Tbk (TINS) yang melambung 14,98 persen di posisi Rp3.760 per lembar.

Sementara itu, pada subsektor pertambangan batu bara dan energi terintegrasi, saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menguat tipis 2,62 persen ke harga Rp2.350. Emiten energi lainnya, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO), juga mencatatkan penguatan 10,18 persen di level Rp2.490, dan saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) mendaki 12,26 persen menuju posisi Rp24.725.

Selain itu, tren positif juga melingkupi emiten jasa pertambangan serta migas, di mana saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA) melesat tajam 63,68 persen ke level Rp464, PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) bertumbuh 25,00 persen ke posisi Rp900, dan saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) mengalami kenaikan sebesar 25,37 persen hingga berada di kisaran harga Rp1.285 per lembar.

Load More