- Bank Indonesia mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan II 2026 mencapai 5,29 persen secara tahunan.
- Konsumsi rumah tangga dan pemerintah serta investasi menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional pada periode tersebut.
- Kawasan Bali dan Nusa Tenggara mencatatkan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia pada triwulan II 2026.
Dari sisi lapangan usaha, sejumlah sektor utama tetap mencatatkan pertumbuhan yang baik. Industri Pengolahan, Perdagangan, Konstruksi, serta Informasi dan Komunikasi sebagai kontributor terbesar terhadap produk domestik bruto (PDB) terus tumbuh seiring terjaganya permintaan domestik.
Selain itu, sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum juga mengalami pertumbuhan positif, didukung meningkatnya tingkat okupansi hotel dan meluasnya cakupan penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis.
Secara wilayah, pertumbuhan ekonomi tertinggi pada triwulan II 2026 tercatat di kawasan Bali dan Nusa Tenggara (Balinusra).
Selanjutnya disusul oleh wilayah Jawa, Sulawesi, Sumatera, Kalimantan, serta Maluku dan Papua yang juga membukukan pertumbuhan ekonomi positif.