Achilles Bidik Kebutuhan Bisnis dari Transaksi hingga Pendanaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 08:43 WIB
Ilustrasi pajak (Pixabay)
  • Achilles perluas layanan dari pajak ke ekosistem bisnis terintegrasi.
  • Platform gratis hingga 50.000 transaksi per bulan.
  • Lebih dari 150.000 bisnis telah menggunakan layanan Achilles.

Fitur yang tersedia antara lain pembayaran berbagai jenis pajak dan pelaporan SPT, pembuatan invoice dan payment link, e-Faktur, e-Bupot, e-Signature, serta e-Materai sesuai pemakaian.

Pelaku usaha juga dapat mengajukan pembiayaan melalui Credor dan memanfaatkan fitur dasar price index dari Covia.

Charles menilai akses terhadap teknologi bisnis seharusnya tidak hanya dinikmati perusahaan berskala besar. Karena itu, perusahaan memilih membuka akses Achilles secara gratis dalam batas penggunaan tertentu.

"Ketika kepatuhan menjadi lebih sederhana, transaksi berlangsung lebih efisien, akses pendanaan semakin terbuka, dan setiap keputusan didukung oleh data yang andal, maka bisnis dapat lebih fokus berinovasi dan berkembang," kata Charles.

Dia menambahkan, langkah tersebut diharapkan dapat membantu lebih banyak bisnis Indonesia memanfaatkan teknologi untuk bertumbuh.

"Melalui Achilles, kami ingin membangun ekosistem yang membantu Indonesia keluar dari middle-income trap dengan memperkuat kepercayaan di seluruh rantai ekonomi," ujarnya.

Saat ini, lebih dari 150.000 bisnis di Indonesia disebut telah mempercayakan operasional finansial mereka kepada Achilles.

Perusahaan juga menyatakan telah menerapkan standar keamanan informasi ISO 27001 serta berada di bawah pengawasan dan regulasi berbagai institusi terkait, termasuk Bank Indonesia dan Direktorat Jenderal Pajak, sesuai dengan layanan yang diselenggarakan.

Bagi pengguna OnlinePajak, transformasi ini tidak mengubah layanan yang selama ini digunakan. OnlinePajak tetap beroperasi sebagai solusi kepatuhan perpajakan sekaligus menjadi bagian dari ekosistem Achilles.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com