Masjid Istiqlal Ikut Ramaikan Pasar Modal, Dana Wakaf Diputar Lewat Investasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 16:06 WIB
Masjid Istiqlal masuk pasar modal dengan lewat wakaf produktif (Dok. Pribadi / Daffa Binapraja)
  • Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menyatakan Masjid Istiqlal mengelola dana wakaf produktif untuk investasi pasar modal.
  • Peluncuran produk wakaf syariah hasil kerja sama BPMI dan PT Majoris Asset Management telah dilakukan sejak 2025.
  • OJK melalui Hasan Fawzi mengingatkan agar pengelolaan investasi dana wakaf tersebut tetap mengedepankan aspek transparansi penuh.

Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) memberikan respon terkait kabar Masjid Istiqlal yang ingin masuk menjadi pelaku di Pasar Modal Indonesia. Salah satunya, Masjid Istiqlal akan mengelola dana wakaf produktif untuk investasi di pasar modal.

Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik menjelaskan, selama ini memang bursa telah bekerja sama dengan Masjid Istiqlal lewat program filantropi.

"Jadi filantropi Islam yang disalurkan ke Masjid Istiqlal itu, akan dikelola secara profesional oleh manajer investasi. Nah itu yang sedang dikerjakan," ujarnya kepada wartawan di Main Hall, BEI, Jakarta, Senin (10/8/2026).

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik saat menjelaskan perubahan ketentuan saham yang memiliki kapitalisasi pasar di atas Rp10 triliun. [Suara.com/Rina]

Jeffrey menuturkan, yang akan ditawarkan Masjid Istiqlal itu berpua wakaf syariah di mana produk instrumen reksadana saham yang dikelola profesional.

Namun sayangnya, ia tidak mengungkap detil pasti soal data dana pengelolaan produk tersebut.

"Nah saya belum dapat datanya, tetapi itu sudah mulai bergulir. Kalau yang terkait dengan pasar modal syariah, ya tentu filantropi islam yang kita dukung," bebernya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi, mengingatkan bahwa pengelolaan dana wakaf produktif oleh masjid Istiqlal harus transparan.

"Pada prinsipnya tentu apapun kegiatan investasi yang bersinggungan dengan masyarakat secara umum, kita harapkan tetap mengedepankan aspek transparansi dengan bentuk pengelolaan yang baik dengan tata kelola yang baik," jelasnya.

Untuk diketahui, pengelolaan Wakaf Istiqlal dikelola oleh PT Majoris Asset Management dengan Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI). Wakaf tersebut telah diluncurkan pada 2025 lalu.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com