- Purbaya jadi menteri dengan kinerja paling positif, 43,5% mengenalnya.
- Pigai dinilai terburuk dengan 51,8%, disusul Dody Hanggodo 48,5%.
- Survei IPO melibatkan 1.200 responden dengan margin error ±2,90%.
Menteri HAM Natalius Pigai menjadi menteri dengan persepsi kinerja terburuk. Sebanyak 51,8 persen responden menilai kinerjanya buruk.
Menteri PU Dody Hanggodo menyusul dengan 48,5 persen. Sementara Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni tercatat mendapat penilaian buruk sebesar 4,5 persen.
"Yang pertama adalah Menteri HAM Natalius Pigai 51,8 persen, Menteri PU Dody Hanggodo 48,5 persen, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni 4,5 persen," ujar Dedi.
Besarnya persentase penilaian buruk terhadap Pigai dan Dody menjadi sorotan tersendiri. Jika penilaian tersebut dibaca sebagai cerminan kepuasan publik terhadap kinerja kabinet, maka masih terdapat pekerjaan rumah besar bagi pemerintah untuk memperbaiki persepsi terhadap kementerian yang berada di zona merah.
Terlebih, jarak antara menteri dengan penilaian positif tertinggi dan menteri dengan penilaian buruk sangat lebar. Kondisi itu menunjukkan bahwa performa Kabinet Merah Putih belum dipersepsikan secara merata oleh masyarakat.
Survei IPO dilakukan pada 27 Juli hingga 3 Agustus 2026 dengan melibatkan 1.200 responden yang tersebar di seluruh Indonesia.
Pengambilan sampel menggunakan metode stratified multistage random sampling (SMRS). Survei memiliki margin of error sekitar ±2,90 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.