- Pemberdayaan inklusif: Program KREASIK membantu penyandang disabilitas meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi.
- Daur ulang bernilai ekonomi: Peserta dilatih mengolah limbah plastik menjadi produk kreatif bernilai tambah.
- Perkuat literasi keuangan: Pelatihan juga membekali peserta dengan pengelolaan keuangan untuk mendukung usaha berkelanjutan.
Suara.com - PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank) terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan melalui program KREASIK (Kreasi Kresek Inklusif) bekerja sama dengan Terala Foundation.
Program ini membuka akses yang lebih luas bagi penyandang disabilitas untuk mengembangkan keterampilan, meningkatkan kemandirian ekonomi melalui pelatihan keterampilan dan sosialisasi literasi keuangan, sekaligus mendorong kepedulian terhadap lingkungan melalui pemanfaatan limbah plastik menjadi produk bernilai ekonomi.
Melalui program KREASIK yang diselenggarakan pada 31 Juli 2026 di Terala Training Centre, para peserta mendapatkan pelatihan mengolah limbah plastik menjadi berbagai produk kreatif yang bernilai tambah.
Selain workshop keterampilan, KB Bank juga memberikan sosialisasi literasi keuangan yang membekali peserta dengan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan dasar, sehingga mereka dapat mengembangkan hasil karya menjadi peluang ekonomi yang lebih berkelanjutan.
Kegiatan ini tidak hanya mendorong peserta untuk melihat limbah sebagai sumber daya yang dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi, tetapi juga memperkuat kemampuan mereka dalam mengelola hasil usahanya secara lebih bijak.
Terala Foundation yang merupakan mitra dalam pelaksanaan program KREASIK adalah organisasi yang berfokus pada pemberdayaan penyandang disabilitas melalui pengembangan kapasitas dan perluasan akses terhadap kesempatan yang lebih inklusif.
Dengan pengalaman tersebut, Terala Foundation turut memperkuat pelaksanaan program melalui pendekatan pemberdayaan yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta, sehingga mereka memperoleh keterampilan yang dapat mendukung kemandirian ekonomi.
Komala Sari, Corporate Communication and Government Affairs Division Head KB Bank, mengatakan bahwa bagi KB Bank, pemberdayaan tidak berhenti pada pemberian pelatihan, tetapi juga membuka kesempatan agar setiap individu memiliki ruang yang setara untuk berkembang, berkarya, dan membangun kemandirian sesuai dengan potensi yang dimilikinya.
"Program KREASIK merupakan wujud komitmen kami untuk membangun masyarakat yang lebih inklusif. Kami percaya bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkarya," ujarnya.
"Yang dibutuhkan adalah akses, kesempatan, dan pendampingan yang tepat. Karena itu, kami menghadirkan program yang tidak hanya membekali peserta dengan keterampilan dan literasi keuangan, tetapi juga membuka peluang untuk menghasilkan karya yang bernilai ekonomi sekaligus memberikan dampak positif bagi lingkungan," sambung Komala Sari.
Bagi Terala Foundation, kolaborasi bersama KB Bank melalui Program KREASIK menjadi wujud sinergi dalam menghadirkan program pemberdayaan yang memberikan manfaat nyata bagi penyandang disabilitas.