Prabowo Klaim Swasembada Pangan Tercapai dalam Setahun, Target 4 Tahun Dipangkas

Jum'at, 14 Agustus 2026 | 10:41 WIB
Presiden Prabowo Subianto mengklaim Indonesia telah berhasil mencapai swasembada pangan hanya dalam waktu satu tahun. Tangkapan layar.
  • Prabowo klaim swasembada pangan tercapai hanya dalam 1 tahun.
  • Pemerintah memangkas 145 aturan penyaluran pupuk dan harga turun 20%.
  • Prabowo sebut stok pangan RI aman hadapi ancaman El Nino.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto mengklaim Indonesia telah berhasil mencapai swasembada pangan hanya dalam waktu satu tahun. Padahal, pemerintah sebelumnya menargetkan cita-cita tersebut baru dapat diwujudkan dalam empat tahun.

Prabowo mengatakan pencapaian itu tidak terlepas dari kebijakan dan kerja keras para menteri di kabinetnya.

"Dan karena kebijakan dan kerja keras kita, swasembada pangan yang kita targetkan tercapai 4 tahun ternyata berhasil kita capai dalam 1 tahun," kata Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026 dan Sidang Bersama MPR RI, DPR RI, dan DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Menurut Prabowo, keberhasilan tersebut menjadi semakin penting di tengah kondisi pangan global yang menghadapi ancaman kelaparan, gangguan cuaca, hingga ketidakpastian pasokan.

Ia memastikan kebutuhan pangan masyarakat Indonesia saat ini berada dalam kondisi aman. Pemerintah, kata dia, juga siap menghadapi berbagai tantangan iklim, termasuk ancaman El Nino.

"Di tengah dunia sekarang yang sangat khawatir terhadap kelaparan massal akibat kesulitan pangan dan cuaca yang tidak menentu. Kita alhamdulillah, dapat saya laporkan di majelis ini, soal pangan, makanan untuk rakyat kita berada dalam keadaan aman dan kita akan mampu menghadapi tantangan-tantangan termasuk tantangan El Nino yang katanya El Nino yang paling dahsyat," ujarnya.

Prabowo menyebut salah satu faktor yang mempercepat pencapaian swasembada pangan adalah reformasi dalam penyaluran pupuk subsidi. Pemerintah memangkas aturan yang selama ini dinilai memperpanjang rantai distribusi pupuk kepada petani.

"Kita telah mencapai itu dengan keberanian menghadapi masalah 145 aturan, penyaluran pupuk telah kita hilangkan. Harga pupuk kita turunkan 20%. Hal ini terjadi pertama kali dalam sejarah Negara Kesatuan RI," tegasnya.

Penurunan harga pupuk tersebut, menurut Prabowo, membuat petani lebih mudah memperoleh pupuk. Kondisi itu kemudian turut mendorong peningkatan produksi sejumlah komoditas pangan utama.

"Sehingga rakyat kita sekarang mudah dapatkan pupuk. Dan karena itulah produksi meningkat, dan karena itulah kita lebih cepat swasembada pangan," pungkas Prabowo.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com