Pidato Presiden Prabowo Bawa Rupiah Menguat

Jum'at, 14 Agustus 2026 | 15:49 WIB
Penguatan rupiah pada Jumat (14/8/2026) dipicu oleh sentimen positif investor terhadap pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto di DPR. [Antara]
  • Nilai tukar rupiah menguat ke level Rp17.827 per dolar AS pada Jumat sore, 14 Agustus 2026.
  • Penguatan rupiah dipicu oleh sentimen positif investor terhadap pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto di DPR.
  • Analis menyatakan respons positif pasar tersebut turut mendorong pemulihan pada Indeks Harga Saham Gabungan di dalam negeri.

Suara.com - Nilai tukar rupiah menguat pada Jumat sore (14/8/2026) setelah para investor menyambut positif pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto di DPR.

Rupiah ditutup di level Rp 17.827 per dolar Amerika Serikat (AS). Angka ini menguat 50 poin atau naik 0,28 persen pada hari sebelumnya yang ada di Rp17.877 per dolar AS.  

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan penguatan rupiah dipengaruhi oleh sentimen domestik. Salah satunya pidato Presiden Prabowo Subianto di DPR. Termasuk, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mulai pulih.

"Rupiah menguat terhadap dolar AS dan IHSV naik oleh repson positif investor pada pidato rapbn presiden Prabowo. Saya melihatnya sebagai cautiously positif dan masih akan mendalaminya," katanya saat dihubungi Suara.com

Sementara itu,pergerakan mata uang di Asia bervariasi. Won Korea Selatan dan dolar Taiwan menjadi mata uang paling kuat dengan naik 0,39 persen.

Yen Jepang juga terangkat 0,25 persen, dolar Singapura ikut menanjak 0,12 persen dan yuan China terapreasia 0,04 persen.

Sedangkan, peso Filipina menjadi mata uang paling anjlok di Asia dengan turun 0,17 persen. Diikuti oleh baht Thailand yang melemah 0,02 persen dan ringgit Malaysia juga turun tipis 0,01 persen.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com