- PT Pertamina Patra Niaga menyalurkan 1.000 liter Pertamina Dex di Manggarai NTT pada 18-19 Agustus 2026.
- Bantuan bahan bakar tersebut digunakan untuk mengoperasikan alat berat dalam pemulihan pascabencana gempa bumi.
- Perusahaan juga memberikan logistik, tenda darurat, serta memulihkan operasional 47 SPBU di wilayah Flores.
PT Pertamina Patra Niaga menyalurkan 1 kiloliter atau 1.000 liter BBM Pertamina Dex di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). BBM ini bisa digunakan untuk alat-alat berat yang membantu proses pemulihan warga.
Suara.com - Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan BBM tersebut ditujukan untuk mendukung kelancaran upaya tanggap darurat dan mobilisasi bantuan di wilayah terdampak.
"Pertamina Patra Niaga turut merasakan duka yang dialami masyarakat terdampak gempa di Flores. Melalui penyaluran bantuan logistik, kebutuhan energi, serta pembangunan tenda darurat, kami berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat dan mendukung proses pemulihan pascabencana," ujarnya seperti dikutip, Kamis (20/8/2026).
Dengan adanya dukungan BBM, aktivitas mobilisasi dalam proses tanggap darurat diharapkan dapat berjalan dengan lebih lancar, khususnya dalam penyaluran bantuan ke masyarakat yang terdampak gempa.
Adapun, nantuan tersebut disalurkan bersama bantuan kemanusiaan lainnya kepada sekitar 1.000 warga terdampak gempa di Dusun Goloconggo dan Dusun Golosita, Kecamatan Reok, pada 18-19 Agustus 2026.
Selain BBM, Pertamina Patra Niaga juga menyalurkan berbagai kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari beras, air mineral, mi instan, roti, paket sembako, perlengkapan bayi, hingga perlengkapan kebersihan dan kesehatan.
Pertamina Patra Niaga juga menyediakan tenda darurat sebagai tempat berlindung sementara bagi warga yang rumahnya terdampak gempa.
Sebelumnya, Stok BBM di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus diupayakan untuk pulih pascagempa. Sebanyak 47 dari total 52 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), telah kembali beroperasi setelah terdampak gempa bumi.
Sementara itu, masih terdapat lima SPBU yang belum beroperasi dan terus dipantau hingga dinilai siap kembali melayani masyarakat.
Pertamina Patra Niaga juga melakukan pengalihan pasokan (alih supply), penambahan mobil tangki dari Bima, Nusa Tenggara Barat, serta percepatan pemulihan operasional SPBU.
11 mobil tangki BBM berkapasitas 16 kiloliter (KL) dan satu mobil tangki avtur berkapasitas 16 KL dikerahkan dari Bima.