OSL Indonesia Bidik Peluang Tokenisasi Aset di Tengah Pertumbuhan Ekonomi Digital

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 07:50 WIB
Ilustrasi ekonomi digital. (Freepik)
  • OSL Indonesia melihat tokenisasi aset sebagai peluang baru ekonomi digital.\
  • Perusahaan membawa standar global dengan fokus pada compliance dan edukasi.
  • OSL Indonesia menargetkan diri sebagai platform finansial jangka panjang.

Ketiga nilai tersebut menjadi bagian dari visi OSL Indonesia untuk menjadi “A Financial Platform Indonesians Can Grow With.”

Dengan visi tersebut, perusahaan ingin membangun posisi yang lebih luas dibandingkan sekadar platform perdagangan aset digital. OSL Indonesia menargetkan diri sebagai mitra jangka panjang bagi investor, pengguna, komunitas, dan pelaku industri dalam perkembangan ekosistem keuangan digital Indonesia.

OSL Indonesia juga terus mengembangkan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Salah satunya melalui Quick Trade/RFQ, yang menawarkan eksekusi perdagangan secara cepat dengan akses 24/7.

Perusahaan juga menghadirkan pilihan aset digital seperti USDGO. Dalam acara Grand Launch, USDGO turut diperkenalkan melalui program airdrop kepada para tamu.

Nuansa teknologi digital tersebut dipadukan dengan budaya Bali melalui pertunjukan tradisional dan fireworks, menciptakan simbol pertemuan antara perkembangan blockchain dengan kekayaan budaya lokal.

OSL Indonesia juga memberikan berbagai special rewards dengan total nilai hingga Rp40 juta sebagai bentuk apresiasi kepada komunitas dan tamu yang hadir. Hadiah tersebut mencakup USDGO Airdrop, merchandise eksklusif OSL, Apple Watch, DJI Osmo Pocket 4, hingga iPhone 17 Pro Max melalui trading competition.

Di tengah peluang pertumbuhan aset digital, OSL Indonesia menekankan pentingnya aspek kepatuhan, edukasi, dan kesadaran risiko.

Perusahaan mendorong pengguna untuk melakukan riset mandiri atau Do Your Own Research (DYOR) sebelum melakukan transaksi. Pengguna juga diminta memahami karakteristik, mekanisme, dan dokumentasi masing-masing aset digital karena setiap aset memiliki profil risiko yang berbeda.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com