- PT Alamtri Resources Indonesia Tbk mencatat laba bersih 309,36 juta dolar AS pada semester I 2026.
- Pendapatan perusahaan meningkat menjadi 999,24 juta dolar AS akibat kenaikan tipis pada beban usaha.
- Total aset perusahaan mengalami pertumbuhan hingga mencapai 7,80 miliar dolar AS pada semester I 2026.
Suara.com - PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) mencatatkan laba bersih sebesar 309,36 juta dolar AS pada semester I 2026. Raihan itu, naik 76,84 persen dibandingkan semester I 2025 yang sebesar 174,94 juta dolar AS.
Mengutip laporan keuangan, Minggu (30/6/2026), kenaikan laba tersebut sejalan dengan pertumbuhan pendapatan emiten pertambangan ini. Pendapatan ADRO tercatat sebesar 999,24 juta dolar AS pada semester I 2026, meningkat 16,50 persen dari 857,68 juta dolar AS pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Sementara itu, beban usaha hanya meningkat tipis. Pada semester I 2026, beban usaha ADRO tercatat 576,55 juta dolar AS, naik 0,55 persen dibandingkan 573,42 juta dolar AS pada semester I 2025.
Sehingga, ADRO membukukan laba bruto sebesar 422,684 juta dolar AS pada semester I 2026. Angka tersebut meningkat 48,69 persen dibandingkan laba bruto periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 284,270 juta dolar AS.
Dari sisi neraca, total aset ADRO juga mengalami peningkatan. Pada semester I 2026, aset perseroan mencapai 7,80 miliar dolar AS, naik 14,54 persen dibandingkan 6,81 miliar dolar AS pada semester I 2025.
Ekuitas perseroan turut meningkat dari 4,48 miliar dolar AS menjadi 4,60 miliar dolar AS, atau tumbuh 2,68 persen.
Namun, liabilitas ADRO mengalami kenaikan yang lebih besar. Liabilitas tercatat sebesar 2,67 miliar dolar AS pada semester I 2026, melonjak 47,51 persen dibandingkan 1,81 miliar dolar AS pada periode yang sama tahun sebelumnya.