- BPS mencatat total perjalanan wisatawan nusantara dari Januari hingga Juli 2026 menembus 737,85 juta perjalanan.
- Capaian kumulatif tersebut meningkat 3,34 persen dan menjadi rekor tertinggi sejak era pra-pandemi 2019.
- Pergerakan khusus pada Juli 2026 mencapai 107,44 juta perjalanan akibat dorongan liburan sekolah semester genap.
Suara.com - Aktivitas pelancongan domestik di Indonesia mengalami lonjakan kuat. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat total perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) secara kumulatif dari Januari hingga Juli 2026 telah menembus angka 737,85 juta perjalanan.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono menyatakan, capaian ini menjadi yang tertinggi sejak era pra-pandemi COVID-19 pada tahun 2019 lalu.
Ia memaparkan, pergerakan wisatawan domestik sepanjang tujuh bulan pertama tahun 2026 ini meningkat sebesar 3,34 persen jika dibandingkan periode yang sama di tahun 2025.
"Capaian kunjungan wisnus Januari sampai Juli 2026 ini merupakan capaian tertinggi sejak tahun 2019 atau sebelum terjadinya kondisi pandemi COVID," ujar Ateng Hartono dalam konferensi pers yang dipantau virtual, dikutip Rabu (2/9/2026).
Khusus pergerakan di Juli 2026, jumlah perjalanan yang dilakukan oleh wisatawan nusantara mencapai 107,44 juta perjalanan. Angka ini mengalami kenaikan tipis sebesar 0,23 persen secara bulanan (month-to-month).
Sementara itu jika dibandingkan dengan kondisi Juli 2025, pergerakan wisnus mengalami peningkatan signifikan sebesar 7,23 persen secara tahunan (year-on-year).
Kenaikan di bulan Juli ini turut didorong oleh periode liburan sekolah semester genap yang memicu mobilitas masyarakat ke berbagai destinasi tanah air.
"Pada kondisi Juli tahun 2026, jumlah perjalanan yang dilakukan oleh wisatawan nusantara sebanyak 107,44 juta perjalanan, naik tipis yaitu naik 0,23% secara month-to-month-nya. Jika dibandingkan dengan Juli tahun 2025 yang lalu, maka perjalanan wisnus juga mengalami peningkatan sebesar 7,23% atau istilahnya secara year-on-year-nya," terang Ateng.
Secara kumulatif, pergerakan wisatawan dalam negeri terus menunjukkan konsistensi pemulihan industri pariwisata domestik.
"Secara kumulatif, teman-teman media, sepanjang Januari sampai dengan Juli tahun 2026, jumlah perjalanan wisnus mencapai 737,85 juta perjalanan atau meningkat 3,34% dibandingkan periode yang sama di tahun yang lalu," jelas dia.