Meski Kredit Digenjot, Perbankan Tetap Merasa Khawatir Kondisi Global

Minggu, 13 September 2026 | 11:15 WIB
Ilustrasi Layanan Perbankan. [Bank Mega Syariah]
  • OJK melaporkan bank umum waspada terhadap ketidakpastian global berkepanjangan pada triwulan III 2026.
  • Indeks Orientasi Bisnis Perbankan triwulan III 2026 berada di level 56 dalam zona optimis.
  • Kredit industri pengolahan tumbuh 16,85 persen secara tahunan pada Juli 2026.

Mayoritas responden meyakini kualitas kredit tetap terjaga. Posisi Devisa Netto (PDN) juga dinilai berada pada level rendah dengan posisi aset dan tagihan valuta asing yang lebih besar dibandingkan kewajiban valuta asing atau long position.

Risiko likuiditas Terjaga

Meski begitu, industri perbankan tetap mencermati perkembangan kondisi makroekonomi, terutama ekspektasi peningkatan inflasi dan suku bunga acuan global.

Survei SBPO triwulan III 2026 melibatkan 99 bank responden pada Juli 2026. Jumlah tersebut mewakili 97,91 persen dari total aset bank umum berdasarkan data Juni 2026.

Dengan kondisi tersebut, OJK menilai momentum pertumbuhan ekonomi nasional perlu terus dijaga melalui berbagai upaya yang mendukung stabilitas, produktivitas, dan peningkatan daya saing.

"Dengan fundamental ekonomi yang tetap kuat, perbankan diharapkan mampu mempertahankan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan serta meningkatkan ketahanan dalam menghadapi berbagai tantangan global," tulis OJK.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com