Suahasil Minta BUMN Kemenkeu Tak Cari Untung lewat Suku Bunga Deposito Tinggi

Jum'at, 25 September 2026 | 11:11 WIB
Menkeu Suahasil Nazara saat konferensi pers di Kantor Bank Indonesia, Kamis (24/9/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
BACA 10 DETIK
  • Menteri Keuangan Suahasil Nazara meminta BUMN dan BLU di bawah Kemenkeu agar tidak agresif mencari untung dari suku bunga deposito tinggi.
  • Kebijakan yang disampaikan pada Jumat (25/9/2026) ini bertujuan untuk mencegah kerusakan struktur suku bunga serta menjaga stabilitas likuiditas perbankan nasional.
  • Gubernur BI Destry Damayanti menyambut baik langkah tersebut karena efektif mengatasi persaingan suku bunga simpanan yang tinggi di pasar uang.

Suara.com - Menteri Keuangan Suahasil Nazara meminta seluruh special mission vehicle atau BUMN di bawah Kementerian Keuangan (Kemenkeu) agar tidak lagi mencari untung lewat suku bunga deposito tinggi secara agresif di perbankan.

Menkeu Suahasil menyebut ini diambil guna mencegah potensi rusaknya struktur suku bunga serta menjaga stabilitas likuiditas di pasar uang dan perbankan nasional.

Ia menyampaikan bahwa instansi pemerintah seperti Badan Layanan Umum (BLU) kini diarahkan untuk tidak hanya berfokus pada mengejar imbal hasil (yield) bunga yang tinggi atas simpanan dana mereka.

"Khusus untuk di Kementerian Keuangan, sejumlah Badan Layanan Umum kita itu telah mendapatkan, kita beri arahan untuk tidak hanya sekadar mengejar bunga yang tinggi-tinggi," ujar Suahasil dalam konferensi pers di kantor Bank Indonesia (BI), dikutip Jumat (25/9/2026).

Kendati begitu Suahasil juga meminta SMV Kemenkeu untuk mengimbangi antara kewajiban mereka menciptakan pendapatan demi menjaga kegiatan operasionalnya.

"Nah, tapi tetap ada koridor yang perlu di-observe gitu ya," lanjut dia.

(kiri-kanan) Gubernur BI Destry Damayanti dan Menkeu Suahasil Nazara saat konferensi pers di Kantor BI, Kamis (24/9/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]

Sementara itu Gubernur BI Destry Damayanti menyambut baik imbauan yang dikeluarkan oleh Suahasil. Menurutnya, langkah ini sangat penting untuk menyikapi fenomena persaingan suku bunga deposito di pasar.  

"Dan juga tadi disampaikan oleh Pak Menteri bahwa kami apresiasi karena dari Menteri Keuangan juga sudah mengeluarkan imbauan terhadap BLU agar juga tidak jor-joran juga ya dalam kaitannya dengan permintaan suku bunga," ungkap Destry.  

Destry menerangkan bahwa kedua otoritas sepakat untuk mencermati fenomena suku bunga perbankan yang dipengaruhi oleh tingginya permintaan simpanan.  

"Kita tahu bahwa ada fenomena tingginya suku bunga deposito di bank-bank, gitu kan ya, sehingga itu mendorong pasar uang. Kemudian kita coba melihat dan dari Menteri Keuangan juga melihat bahwa hal ini terkait dengan BLU yang dari pemerintah, tentunya ada suatu imbauan tidak untuk jor-oran dalam permintaan suku bunga," jelas Destry.   

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com