- Indeks Harga Saham Gabungan turun 0,20 persen ke level 6.134 pada akhir perdagangan sesi pertama.
- Sektor teknologi mengalami penurunan paling dalam sebesar 2,94 persen di antara sektor saham lainnya.
- Saham GOTO anjlok 13,95 persen dan menjadi pencatat penurunan terbesar dalam indeks LQ45.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih betah di zona merah pada akhir perdagangan sesi I, Selasa, 29 September 2026. IHSG turun tipis 12,86 poin atau 0,20 persen ke level 6.134.
Berdasarkan data Phintraco Sekuritas, IHSG dibuka di level 6.119. Sepanjang sesi I, indeks bergerak pada rentang 6.013 hingga 6.151.
Nilai transaksi saham hingga jeda perdagangan mencapai Rp7,89 triliun dengan volume transaksi 22 miliar saham. Sementara itu, frekuensi transaksi tercatat sebanyak 1.147.991 kali.
Pelemahan IHSG terjadi di tengah tekanan pada sejumlah sektor saham. IDX Technology menjadi sektor dengan penurunan paling dalam, yakni 2,94 persen.
Diikuti IDX Cyclical yang turun 1,32 persen dan IDX Property yang melemah 1,02 persen.
Sementara itu, sejumlah sektor masih mampu bertahan di zona hijau. IDX Infrastructure naik 0,34 persen, IDX Non-Cyclical menguat 0,22 persen, dan IDX Industrials naik 0,19 persen.
Saham GOTO Tertekan
Tekanan juga terlihat pada saham-saham yang masuk dalam LQ45. Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menjadi saham dengan penurunan paling dalam di indeks tersebut.
Saham GOTO anjlok 13,95 persen ke level Rp37, setelah turun Rp6. Posisi tersebut menjadikan GOTO sebagai top loser LQ45 pada sesi I.
Selain GOTO, saham AADI dan ADRO masing-masing turun 3,09 persen. AADI berada di level Rp11.250, sedangkan ADRO berada di level Rp2.510.
Sebaliknya, saham PT Indosat Tbk (ISAT) menjadi top gainer LQ45 dengan kenaikan 4,91 persen ke level Rp2.350.
Kemudian saham EXCL naik 3,03 persen ke Rp2.380 dan ESSA menguat 2,63 persen ke Rp585.
Data Perdagangan IHSG Sesi I
- IHSG: 6.134 turun -12,86 poin atau-0,20 persen
- Pembukaan: 6.119
- Tertinggi: 6.151
- Terendah: 6.013
- Nilai transaksi: Rp7,89 triliun
- Volume transaksi: 22,00 miliar saham
- Frekuensi transaksi: 1.147.991 kali
Top Value
- CUAN: Rp885, turun 2,75 persen
- BBCA: Rp6.200, turun 0,40 persen
- BMRI: Rp4.050, naik 0,75 persen
Top Volume