- Luky Alfirman dilantik jadi Wamenkeu setelah dicopot Purbaya dari Dirjen Anggaran.
- Luky sempat terseret polemik kebocoran sistem anggaran motor listrik MBG.
- Luky kini membantu Suahasil Nazara bersama Wamenkeu Juda Agung.
Suara.com - Karier Luky Alfirman di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memasuki babak baru. Sempat dicopot dari posisi Direktur Jenderal Anggaran oleh Menteri Keuangan kala itu, Purbaya Yudhi Sadewa, Luky kini kembali ke lingkar pimpinan Kemenkeu sebagai Wakil Menteri Keuangan.
Presiden Prabowo Subianto melantik Luky Alfirman sebagai Wakil Menteri Keuangan untuk periode 2026-2029 di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Luky akan membantu Menteri Keuangan Suahasil Nazara bersama Wakil Menteri Keuangan Juda Agung. Dengan masuknya Luky, jajaran Wakil Menteri Keuangan kini berjumlah tiga orang.
Penunjukan tersebut menjadi perhatian karena Luky sebelumnya justru kehilangan jabatan strategisnya di Kemenkeu pada era Purbaya. Purbaya mencopot Luky dari posisi Dirjen Anggaran terhitung sejak 21 April 2026, bersamaan dengan pencopotan Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal Febrio Nathan Kacaribu.
Saat itu, Purbaya belum memberikan jabatan baru bagi keduanya dan menyebut masih mencari posisi yang sesuai dengan kompetensi mereka.
Nama Luky kemudian ikut terseret dalam persoalan pengadaan motor listrik untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Purbaya pernah mengungkap adanya celah pada perangkat lunak Direktorat Jenderal Anggaran (DJA) yang membuat anggaran pengadaan motor listrik tetap lolos meski sebelumnya telah ditolak.
Ketika ditanya apakah pencopotan Luky berkaitan dengan persoalan tersebut, Purbaya pada Mei 2026 menjawab, "Mungkin, Anda tebak saja sendiri."
Persoalan tersebut sebelumnya menjadi sorotan karena adanya perbedaan antara penolakan di Kemenkeu dan realisasi pengadaan di Badan Gizi Nasional (BGN). Purbaya menyebut sistem DJA mengalami kebocoran dan kemudian diperbaiki agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
Kini, posisi Luky berubah drastis. Dari pejabat yang dicopot ketika memimpin salah satu direktorat jenderal paling strategis di Kemenkeu, ia kembali dengan posisi baru sebagai salah satu wakil menteri yang akan mendampingi Suahasil.
Kembalinya Luky juga berlangsung setelah pergantian Menteri Keuangan. Prabowo melantik Suahasil Nazara sebagai Menkeu pada 14 September 2026 menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Sebelum menjadi menteri, Suahasil merupakan Wakil Menteri Keuangan.