Investor Pasar Modal Tembus 31,9 Juta, Naik 3 Kali Lipat dalam 5 Tahun

Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:50 WIB
Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik saat menjawab pertanyaan dari awak media di Jakarta, Kamis (1/10/2026). Foto Rina-Suara.com
BACA 10 DETIK
  • Investor pasar modal tembus 31,9 juta, naik dari 10 juta lima tahun lalu.
  • BEI turunkan batas minimum harga saham dari Rp50 menjadi Rp1.
  • BEI dorong pendalaman pasar lewat ETF Emas dan instrumen derivatif.

Suara.com - Jumlah investor di pasar modal Indonesia terus bertambah. Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat total Single Investor Identification (SID) telah mencapai 31,9 juta investor per Oktober 2026.

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan jumlah tersebut menunjukkan pertumbuhan basis investor yang cukup pesat dalam lima tahun terakhir. Pada 2021, jumlah investor pasar modal masih berada di kisaran 10 juta.

"Hari ini jumlah investor di pasar modal kita 31,9 juta," kata Jeffrey dalam sambutannya di Main Hall BEI, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Menurutnya, pertumbuhan investor tidak hanya terjadi secara tahunan, tetapi juga terus berlangsung setiap bulan. Kondisi tersebut menunjukkan semakin banyak masyarakat yang masuk ke pasar modal.

Di tengah bertambahnya jumlah investor, BEI juga berupaya memperkuat perlindungan investor sekaligus menjaga likuiditas perdagangan.

Salah satu kebijakan yang ditempuh yakni menurunkan batas minimum harga saham dari Rp50 menjadi Rp1. Kebijakan tersebut membuat harga saham tidak lagi memiliki batas bawah Rp50 dan sepenuhnya terbentuk melalui mekanisme pasar.

"Belum lama mungkin menjadi salah satu tonggak sejarah di pasar modal kita, kita tidak lagi punya harga minimum. Hari ini harga terbentuk dengan mekanisme pasar yang baik," ujarnya.

Jeffrey mengatakan BEI juga terus mendorong pendalaman pasar melalui penguatan infrastruktur dan pengembangan instrumen investasi baru.

Salah satunya dilakukan melalui peluncuran ETF Emas yang ditujukan untuk memberikan alternatif instrumen investasi bagi investor di pasar modal.

"Kebijakan-kebijakan yang kami lakukan juga tujuannya adalah untuk memperdalam pasar keuangan kita, khususnya pasar modal," tegasnya.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com