Luky Alfirman Ungkap Tiga Fokus Usai Dilantik Sebagai Wamenkeu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 20:02 WIB
Wamenkeu Luky Alfirman menetapkan fokus kerja yakni penyelesaian APBN 2026, persiapan APBN 2027, serta transformasi internal Kementerian Keuangan. [Dok Kemenkeu]
BACA 10 DETIK
  • Presiden Prabowo Subianto melantik Luky Alfirman sebagai Wakil Menteri Keuangan di Istana Negara pada Kamis (1/10/2026).
  • Luky Alfirman menetapkan fokus kerja pada penyelesaian APBN 2026, persiapan APBN 2027, serta transformasi internal Kementerian Keuangan.
  • Sebagai pembantu menteri, Luky Alfirman menegaskan tidak memiliki program khusus dan hanya menjalankan penugasan dari Menteri Keuangan.

Suara.com - Luky Alfirman mengungkapkan ada tiga hal yang akan menjadi fokus utama setelah dirinya dilantik sebagai wakil menteri keuangan oleh Presiden Prabowo Subianto pada Kamis (1/10/2026).

Luky mengatakan berdasarkan hasil diskusinya dengan Menteri Keuangan yang akan menjadi fokus adalah APBN 2026, persiapan APBN 2027 dan terakhir transformasi di internal Kemenkeu.

“Fokusnya mungkin tiga yang kita lakukan terkait ini. Satu, bagaimana kita menjalani dan menyelesaikan APBN 2026. Tidak terasa sudah tanggal 1 Oktober, tinggal tiga bulan lagi. Ini tahap terakhir di kuartal IV. Kita tahu ini banyak sekali tantangannya,” terang Luky di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta.

Selain menyelesaikan APBN 2026, Luky mengatakan Kementerian Keuangan perlu mempersiapkan pelaksanaan APBN 2027. Menurut dia, pengesahan APBN oleh DPR masih diikuti sejumlah pekerjaan agar anggaran tersebut dapat mulai dilaksanakan.

“Yang kedua, bagaimana kita juga mempersiapkan pelaksanaan APBN 2027. DPR boleh saja mengesahkan APBN kita, tapi kita masih banyak PR yang harus kita selesaikan supaya APBN 2027 bisa up and running,” jelas dia.

Fokus berikutnya adalah memperkuat konsolidasi internal untuk melanjutkan reformasi dan transformasi di lingkungan Kementerian Keuangan.

“Terakhir juga saya diskusi dengan Pak Menteri waktu itu adalah bagaimana kita membuat konsolidasi internal untuk terus mendorong reformasi dan transformasi yang dilakukan di Kementerian Keuangan,” ujar Luky.

Selain itu Luky juga menegaskan sebagai Wamenkeu, dirinya tidak memiliki program khusus dan hanya akan mengikuti penugasan dari menteri keuangan.

“Wakil menteri keuangan itu adalah pembantu presiden, pembantu menteri keuangan. Tugas kami adalah membantu, memastikan, dan memfasilitasi,” tegas Luky.

Sebelumnya diwartakan Presiden Prabowo Subianto melantik Luky Alfirman dan Nurkholisoh Ibnu Aman sebagai Wakil Menteri Keuangan di Istana Negara, Jakarta, Kamis.

Dengan masuknya dua tokoh itu, susunan Wakil Menteri Keuangan kini terdiri dari Juda Agung, Luky Alfirman, dan Nurkholisoh Ibnu Aman.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com