Kementerian ESDM Evaluasi Harga Pertamax Cs, Ada Peluang Naik di Oktober 2026

Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:56 WIB
Kementerian ESDM sedang mengevaluasi peluang penyesuaian harga Pertamax dan BBM nonsubsidi lainnya untuk bulan Oktober 2026. [Antara]
BACA 10 DETIK
  • Kementerian ESDM sedang mengevaluasi peluang penyesuaian harga Pertamax dan BBM nonsubsidi lainnya.
  • PT Pertamina Patra Niaga belum mengubah harga BBM nonsubsidi pada awal Oktober 2026 demi mempertimbangkan berbagai faktor serta kondisi masyarakat.
  • Pemerintah memastikan harga BBM bersubsidi tidak akan mengalami perubahan apa pun hingga akhir tahun 2026 mendatang.

Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) buka suara terkait peluang penyesuaian harga Pertamax dan BBM nonsubsidi lainnya pada Oktober 2026. Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menyatakan sejatinya harga BBM nonsubsidi mengacu pada dinamika harga minyak dunia. 

"Untuk harga Pertamax ini kan menyesuaikan dengan harga keekonomian," kata Yuliot saat ditemui wartawan di Kementerian ESDM, Jakarta pada Jumat (2/10/2026). 

Hingga 2 Oktober 2026, PT Pertamina Patra Niaga (Persero) belum melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi. Harga yang berlaku saat ini masih mengacu pada ketentuan yang ditetapkan pada awal September lalu.

Yuliot pun menyebut saat ini Kementerian ESDM, melalui Dirjen Minyak dan Gas  tengah melakukan evaluasi terkait harga BBM nonsubsidi. 

"Jadi, ya nanti ya, seharusnya itu dari Dirjen Migas, sudah menyampaikan evaluasi. Yang ini, saya cek lagi," kata Yuliot. 

Sebelumnya, VP Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora mengatakan pihaknya tidak melakukan penyesuaian harga karena mempertimbangkan sejumlah faktor. Khusus untuk BBM bersubsidi dipastikannya tidak mengalami perubahan hingga akhir tahun. 

"Untuk BBM subsidi sesuai kebijakan pemerintah harga tetap sampai dengan akhir tahun 2026. Adapun untuk BBM non-subsidi, dengan mempertimbangkan berbagai faktor dan kondisi masyarakat, maka sampai saat ini masih diterapkan harga yang sama dengan periode sebelumnya," kata Kitty.

Pada awal bulan lalu, sejumlah produk BBM non-subsidi sempat mengalami kenaikan harga, seperti Pertamax Turbo (RON 98) yang naik dari Rp18.300 menjadi Rp19.600 per liter pada 1 September 2026.

Penyesuaian berikutnya menyusul pada 2 September 2026, di antaranya Pertamax Green 95 yang naik sebesar Rp2.550 per liter menjadi Rp19.150 per liter dari harga sebelumnya Rp16.600 per liter.

Dengan kebijakan penahanan harga yang berlaku saat ini, berikut rincian daftar harga BBM non-subsidi di SPBU Pertamina:

  • Pertamax: Rp15.950 per liter
  • Pertamax Turbo: Rp19.600 per liter
  • Pertamax Green: Rp19.150 per liter
  • Dexlite: Rp23.700 per liter
  • Pertamina Dex: Rp25.200 per liter.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com