IHSG Betah di Level 6.100, GOTO Melesat

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:54 WIB
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta.
BACA 10 DETIK
  • Indeks Harga Saham Gabungan ditutup naik 1,21 persen ke level 6.192 pada perdagangan 6 Oktober 2026.
  • Kenaikan IHSG didorong oleh koreksi harga minyak dunia serta pemulihan ekspor dari wilayah Timur Tengah.
  • Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG berpeluang melanjutkan penguatan untuk menguji level 6.230 hingga 6.280.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih betah di zona hijau hingga akhir perdagangan Selasa, 6 Oktober 2026. IHSG ditutup naik 74,06 poin atau 1,21 persen ke level 6.192.

Berdasarkan riset Phintraco Sekuritas, salah satu katalis positif yang menopang pergerakan IHSG berasal dari berlanjutnya koreksi harga minyak dan technical rebound.

Harga minyak Brent turun di bawah level 100 dolar AS per barel pada 6 Oktober 2026. Kondisi tersebut disinyalir terjadi karena ekspor minyak mentah dari Timur Tengah mulai pulih mendekati level sebelum perang.

Melemahnya harga minyak menjadi sentimen positif bagi pasar karena berpotensi meredakan tekanan inflasi sekaligus mempersempit pelebaran defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Selain itu, investor akan mencermati data cadangan devisa Indonesia untuk September 2026 yang akan dirilis pada Rabu (7/10/2026).

IHSG mulai melonjak lagi [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym.]

Sebelumnya, cadangan devisa Indonesia meningkat menjadi 146,5 miliar dolar AS pada Agustus 2026 dari 145,3 miliar dolar AS pada Juli 2026.

Dari sisi nilai tukar, rupiah dalam bahan Phintraco Sekuritas disebut menguat 0,12 persen ke level Rp17.892 per dolar AS.

Data perdagangan menunjukkan seluruh sektor saham berada di zona hijau pada penutupan perdagangan Selasa.

Sektor IDX Transportation menjadi penguat terbesar dengan kenaikan 3,16 persen. Disusul IDX Technology yang naik 3,09 persen dan IDX Energy sebesar 2,67 persen.

Penguatan juga tercermin pada sejumlah saham yang masuk dalam indeks LQ45 dan Jakarta Islamic Index (JII).

Pada kelompok LQ45, GOTO menjadi saham dengan kenaikan terbesar, yakni 6,90 persen ke Rp31. Kemudian AMMN naik 4,03 persen ke Rp1.550 dan INDY menguat 3,98 persen ke Rp3.400.

IHSG Berpeluang Uji 6.280

Secara teknikal, Phintraco Sekuritas mencatat IHSG telah ditutup di atas level MA10.

Selain itu, histogram negatif MACD IHSG berlanjut menyempit. Sementara Stochastic RSI menguat di area pivot.

Kondisi tersebut membuka peluang bagi IHSG untuk melanjutkan penguatan pada perdagangan berikutnya.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com