- Forbes Advisor UK merilis daftar 10 mata uang berilai nominal terendah terhadap dolar AS per September 2026.
- Rial Iran menempati posisi pertama dengan nilai tukar terendah, diikuti pound Lebanon dan dong Vietnam.
- Rupiah Indonesia berada di posisi kelima, di mana nilai tukar rendah tidak selalu mencerminkan pelemahan ekonomi.
Suara.com - Di tengah dominasi dolar Amerika Serikat (AS) dalam transaksi internasional, sejumlah mata uang memiliki nilai nominal jauh lebih rendah dibandingkan dolar.
Salah satunya, rupiah yang merupakan mata yang Indonesia termasuk di dalam daftar tersebut. Berdasarkan data konverter mata uang yang dirujuk Forbes Advisor UK, terdapat 10 mata uang dengan nilai nominal terendah terhadap dolar AS.
Daftar tersebut disusun berdasarkan jumlah unit mata uang yang diperlukan untuk mendapatkan 1 dolar AS, dengan data per September 2026.
Meski demikian, nilai nominal yang rendah terhadap dolar AS tidak serta-merta menunjukkan bahwa perekonomian suatu negara lebih lemah dibandingkan negara lain.
Nilai tukar dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari inflasi, kebijakan moneter, kondisi politik, hingga perdagangan internasional.
Dilansir Forbes, Selasa (13/10/2026), berikut daftar 10 mata uang paling lemah di dunia pada bulan September 2026:
1. Rial Iran (IRR)
Rial Iran menempati posisi pertama. Berdasarkan angka yang dicantumkan dalam sumber, 1 dolar AS setara dengan sekitar 1.374.575 rial Iran.
Tekanan terhadap mata uang Iran berkaitan dengan sanksi ekonomi yang membatasi aktivitas perekonomian negara tersebut. Selain itu, konflik yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat turut disebut sebagai faktor yang menekan nilai rial.
2. Pound Lebanon (LBP)
Pound Lebanon berada di posisi kedua. Sumber mencantumkan nilai 1 dolar AS setara dengan 89.550 pound Lebanon.
Mata uang Lebanon menghadapi tekanan selama beberapa tahun akibat kondisi ekonomi yang melemah, inflasi tinggi, pengangguran, krisis perbankan, dan ketidakstabilan politik.
3. Dong Vietnam (VND)
Dong Vietnam menempati urutan ketiga, dengan nilai 1 dolar AS setara dengan sekitar 26.072,50 dong Vietnam.
Perekonomian Vietnam ditopang oleh sektor jasa dan industri, termasuk elektronik, energi, dan tekstil. Perkembangan ekspor serta kondisi perdagangan internasional turut memengaruhi pergerakan mata uang negara tersebut.