Emiten Andalan 'Pak Tukang' Ini Masuk Daftar Forbes Karena Fundamental Kuat

Jum'at, 16 Oktober 2026 | 08:20 WIB
Penampakan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (16/10/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
BACA 10 DETIK
  • PT Avia Avian Tbk terpilih kembali dalam daftar Forbes Asia Best Under A Billion 2026.
  • Forbes menyeleksi 200 perusahaan terbaik Asia-Pasifik berdasarkan indikator kuantitatif finansial dan kualitatif tata kelola.
  • Pencapaian ini menunjukkan ketahanan finansial Avian Brands di tengah tantangan ekonomi regional dan volatilitas pasar.

Suara.com - Emiten PT Avia Avian Tbk terpilih dalam daftar Forbes Asia “200 Best Under A Billion 2026”. Pencapaian ini menjadi pengakuan atas konsistensi Avian Brands dalam membangun kinerja perusahaan yang solid dan berkelanjutan, setelah sebelumnya untuk pertama kalinya masuk dalam daftar yang sama pada 2024.

Untuk diketahui, Forbes Asia “Best Under A Billion 2026” menampilkan 200 perusahaan publik berkinerja terbaik di kawasan Asia-Pasifik dengan penjualan tahunan di atas US$10 juta dan di bawah US$1 miliar. Tahun ini, 200 perusahaan tersebut diseleksi dari lebih dari 19.000 perusahaan publik melalui penilaian atas berbagai indikator, antara lain tingkat utang, pertumbuhan penjualan dan laba per saham dalam periode satu dan tiga tahun, serta rata-rata return on equity dalam periode satu dan lima tahun.

Forbes juga menerapkan penilaian kualitatif dengan mempertimbangkan aspek tata kelola, praktik akuntansi, lingkungan, manajemen, hingga persoalan hukum. Daftar ini bersifat unranked, sehingga perusahaan yang terpilih merepresentasikan kelompok perusahaan dengan rekam jejak kinerja yang kuat di kawasan Asia-Pasifik.

Pencapaian emiten berkode AVIA ini relevan di tengah kondisi bisnis Asia-Pasifik yang masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari ketegangan geopolitik hingga volatilitas IHSG yang belakangan menuai sorot.

Dalam kondisi tersebut, kemampuan perusahaan untuk mempertahankan pertumbuhan tidak hanya bergantung pada skala bisnis, tetapi juga pada kekuatan fundamental, adaptasi terhadap perubahan pasar, dan ketepatan dalam menangkap kebutuhan konsumen.

Forbes mencatat bahwa perusahaan-perusahaan yang masuk dalam daftar tahun ini mampu menunjukkan performa finansial yang kuat sekaligus ketahanan menghadapi dinamika tersebut.

Proses penyaringan Forbes Asia edisi 2026 melibatkan analisis terhadap lebih dari 19.000 emiten terdaftar di kawasan Asia-Pasifik. Penilaian dilakukan mengacu pada gabungan parameter kuantitatif dan kualitatif:

  • Metrik Finansial Kuantitatif: Evaluasi terhadap tingkat rasio utang (leverage), laju pertumbuhan penjualan, pertumbuhan laba bersih per saham periode satu dan tiga tahun, serta rata-rata imbal hasil atas ekuitas (Return on Equity) periode satu dan lima tahun.
  • Kriteria Kualitatif: Penilaian atas tata kelola perusahaan (corporate governance), transparansi praktik akuntansi, indikator pengelolaan lingkungan, rekam jejak manajemen, serta aspek kepatuhan hukum.

Daftar ini berkarakter unranked atau tanpa pemeringkatan urutan, di mana emiten yang terpilih dinilai mampu mempertahankan ketahanan finansial di tengah tantangan ekonomi regional, termasuk fluktuasi harga energi dan dinamika geopolitik.

Dalam menjaga kinerja usahanya, perseroan mengandalkan model bisnis terintegrasi yang mencakup fasilitas manufaktur internal serta jaringan distribusi nasional. Portofolio produk perseroan terbagi dalam beberapa segmen utama, meliputi cat tembok, cat kayu dan besi, pelapis kedap air (waterproofing), serta produk pendukung bangunan untuk kebutuhan ritel maupun proyek profesional.

Di samping penguatan portofolio melalui unit riset dan pengembangan, strategi operasional perseroan difokuskan pada penjangkauan pasar secara langsung melalui penetrasi jaringan distribusi guna menopang volume penjualan di pasar domestik.

DISCLAIMER: Artikel ini disajikan murni untuk pemenuhan hak informasi publik mengenai perkembangan emiten dan keterbukaan informasi pasar modal. Seluruh data kriteria seleksi, indikator evaluasi, serta profil operasional disadur dari publikasi resmi Forbes Asia dan keterbukaan informasi perseroan. Artikel ini bukan merupakan rekomendasi transaksi saham.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com