- PT Avia Avian Tbk meraih skor ESG sebesar 4,0 dari FTSE Russell pada 22 Juni 2026.
- Pencapaian tersebut menempatkan perusahaan di posisi 12 persen teratas pada subsektor bahan bangunan secara global.
- Skor ESG yang tinggi mencerminkan keberhasilan perusahaan menerapkan prinsip keberlanjutan melampaui rata-rata industri bahan bangunan.
Suara.com - Emiten produsen cat, PT Avia Avian Tbk (AVIA), tercatat mempertahankan posisinya sebagai salah satu konstituen dalam penilaian Environmental, Social, and Governance (ESG) oleh FTSE Russell untuk periode tahun 2026. Dalam pembaruan data per 22 Juni 2026, perusahaan membukukan kenaikan skor ESG menjadi 4,0.
Dengan raihan skor tersebut, AVIA menempati peringkat persentil (Percentile Rank) 88. Posisi ini menempatkan perusahaan ke dalam kelompok 12 persen teratas dari perusahaan global yang dinilai dalam subsektor Building Materials & Fixtures.
Lampaui Rata-Rata Industri Sejenis
Hasil evaluasi dari lembaga pemeringkat di bawah London Stock Exchange Group (LSEG) ini menunjukkan bahwa indikator kepatuhan ESG perusahaan berada di atas rata-rata industri bahan bangunan global maupun rata-rata emiten di Indonesia.
Kepala Hubungan Investor Avian Brands, Andreas Hadikrisno, menyatakan bahwa perbaikan skor ini merupakan dampak dari implementasi prinsip keberlanjutan yang diintegrasikan ke dalam kegiatan operasional perusahaan. Menurutnya, penerapan ESG saat ini menjadi fondasi dalam memitigasi risiko bisnis jangka panjang.
Berdasarkan rincian penilaian tahun ini, nilai maksimal diperoleh perusahaan pada aspek-aspek berikut:
- Environmental Supply Chain (Rantai Pasok Lingkungan)
- Labour Standards (Standar Ketenagakerjaan)
- Human Rights & Community (Hak Asasi Manusia & Komunitas)
- Anti-Corruption (Anti-Korupsi)
Metodologi pemeringkatan FTSE Russell sendiri selama ini sering digunakan oleh para manajer investasi dan investor institusional global sebagai salah satu parameter untuk mengukur risiko non-finansial sebelum mengalokasikan modal mereka pada suatu emiten.
Pergerakan Saham AVIA dan IHSG
Sementara itu, dari papan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) menjelang penutupan pasar sesi kedua hari ini, Rabu (8/7/2026), saham AVIA terpantau bergerak di zona hijau pada level Rp318 per lembar saham.
Baca Juga: Jadwal Cum Date 6-7 Juli 2026 dan Daftar 19 Saham Bagi Dividen Minggu Ini
Pergerakan positif saham AVIA ini terjadi di tengah tekanan yang melanda pasar saham domestik, di mana Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) harian tercatat melemah 1,12 persen dibandingkan dengan posisi pada pembukaan pasar pagi tadi.
Berita Terkait
-
WIKA, WSKT hingga INAF Masuk Daftar Hitam BEI, Terancam Delisting
-
Investor Serok Borong BBCA, Jual BMRI dan TPIA di Tengah Penguatan IHSG
-
BEI Evaluasi Papan Pemantauan Khusus, 3 Kriteria Saham Akan Dihapus
-
Saham Tambang Kembali Bersinar, AMMN, ANTM, Hingga BUMI Potensi Cuan Gede
-
Investor Asing Masih Jual Saham Rp365 Miliar di Sesi I, Tapi BBCA Tetap Diserok
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
Terkini
-
Explainer: Menteri PU 'Dinas Bareng Keluarga' ke Amerika Bertepatan Final Piala Dunia
-
BEI Akan Ajak Ngobrol S&P Dow Jones Indices Setelah Indonesia Diancam Turun Kelas
-
Said Iqbal Minta Purbaya Naikkan Ambang Batas Saldo JHT Kena Pajak Jadi Rp 400 Juta
-
WIKA, WSKT hingga INAF Masuk Daftar Hitam BEI, Terancam Delisting
-
Ancaman Phishing Makin Ganas, Kaspersky Blokir 140 Juta Serangan dalam Tiga Bulan
-
Said Iqbal Akhirnya Temui Purbaya, Minta Pajak JHT hingga THR Dihapus
-
S&P Dow Jones Ancam Turunkan Kasta Indonesia, Soroti Transparansi Bursa
-
Pegadaian Gelar Sales Town Hall 2026, Perkuat Akselerasi Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan
-
Fasilitasi Impor dan Pengadaan Barang China, Natindo Cargo Bantu UMKM
-
Sidang Korupsi INALUM Bongkar Risiko Penjualan Alloy: Piutang Rp140 Miliar Diduga Akibat Penipuan