- PT Avia Avian Tbk melakukan revitalisasi Tugu Patin di Pematang Reba, Indragiri Hulu, melalui program tanggung jawab sosial perusahaan.
- Kegiatan pengecatan ulang menggunakan produk berkualitas tinggi untuk menjaga estetika serta melindungi struktur ikon daerah dari kerusakan.
- Inisiatif kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah daerah ini bertujuan memperkuat identitas wilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Suara.com - Keberadaan simbol atau ikon lokal dalam sebuah wilayah bukan sekadar elemen arsitektural, melainkan aset strategis yang mampu menggerakkan ekonomi daerah.
Ikon yang terawat dengan baik berfungsi sebagai instrumen branding wilayah yang dapat menarik minat kunjungan, memicu aktivitas ekonomi di sekitar ruang publik, serta memperkuat identitas sosial yang menjadi basis kebanggaan masyarakat setempat.
Secara ekonomi, pemeliharaan infrastruktur ikonik seperti tugu atau monumen merupakan investasi jangka panjang untuk menjaga nilai estetika dan fungsionalitas ruang kota.
Lingkungan yang tertata rapi dan indah cenderung menciptakan ekosistem usaha yang lebih kondusif bagi pelaku ekonomi lokal, sekaligus memberikan citra positif bagi calon investor mengenai kualitas tata kelola sarana prasarana di daerah tersebut.
Kontribusi Avian Brands dalam Estetika Ruang Publik
Menyadari pentingnya pelestarian aset daerah, PT Avia Avian Tbk (Avian Brands) melalui program "Avian Brands Peduli" melaksanakan kegiatan revitalisasi berupa pengecatan ulang Tugu Patin di Pematang Reba, Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau.
Langkah ini merupakan bentuk nyata tanggung jawab sosial perusahaan dalam menjaga keindahan dan ketahanan ikon lokal yang menjadi simbol identitas wilayah tersebut.
Dalam proyek ini, Avian Brands menyalurkan sekitar 430 kg cat yang terdiri dari rangkaian produk spesialisasi eksterior. Untuk menjamin ketahanan terhadap cuaca ekstrem, perusahaan menggunakan Sunguard Emulsion sebagai lapisan akhir dan Lenkote Alkali Resisting Primer sebagai dasar pelindung permukaan.
Selain itu, digunakan pula produk khusus seperti Avian Roadline untuk marka jalan di sekitar lokasi dan Avian Zinchromate guna memproteksi elemen logam dari risiko korosi.
Baca Juga: AVIA Bagikan Dividen Jumbo Rp1,36 Triliun, Segini Jatah untuk Pemegang Saham
Proses Teknis dan Kualitas Jangka Panjang
Proses revitalisasi dilakukan secara sistematis, dimulai dengan tahap pengelupasan lapisan cat lama menggunakan VIP Pengupas Cat Tembok.
Tahapan ini krusial untuk memastikan daya rekat material baru maksimal, sehingga hasil akhir pengecatan tidak hanya memberikan nilai estetika visual, tetapi juga perlindungan jangka panjang bagi struktur Tugu Patin dari degradasi lingkungan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Indragiri Hulu, H. Zulfahmi Adrian, M.Si., memberikan apresiasi atas inisiatif sektor swasta ini. Beliau menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan perusahaan sangat diperlukan untuk mendukung pembangunan daerah sesuai visi "Gerakan Perubahan Indragiri Hulu Maju".
Menurutnya, Tugu Patin memiliki potensi besar untuk menjadi daya tarik nasional jika terus dikelola secara profesional melalui sinergi berbagai pihak.
Bagi PT Avia Avian Tbk, yang telah beroperasi selama lebih dari empat dekade sejak 1978, kontribusi ini merupakan bagian dari strategi berkelanjutan perusahaan untuk hadir di tengah masyarakat Indonesia. Revitalisasi Tugu Patin diharapkan dapat memperkuat ekosistem sosial-ekonomi di Pematang Reba dengan menjadikan ikon daerah tersebut lebih representatif.
Melalui konsistensi program CSR seperti ini, Avian Brands berkomitmen untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menciptakan ruang publik yang berkualitas, yang pada akhirnya memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah secara menyeluruh.
Berita Terkait
-
Riau Jadi Titik Strategis, Menteri LH Gandeng Kepolisian Amankan Ekosistem Lingkungan
-
Mensos Dorong Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kepri
-
Maut di Balik Salaman Terakhir: Eks Menantu Dalangi Perampokan Sadis Lansia di Pekanbaru
-
Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap
-
Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Investor Patriot Bond dan Merah Putih Bond Dapat Perlindungan Hukum Khusus dari Danantara
-
Rupiah Kembali Melemah Meski BI-Rate Naik 100 bps, Pakar Ungkap Penyebabnya
-
Harga Emas Pegadaian: Antam Detaki Rp2,8 Juta per Gram, Disusul UBS dan Galeri24
-
Perundingan Damai AS-Iran Alot, Harga Minyak Dunia Naik Kembali ke USD80
-
IHSG Menghijau di Senin Pagi, Cek Saham yang Cuan
-
Pembangunan PLTS Koperasi Pertama di Indonesia Capai 80 Persen
-
Punya Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Stagnan Dibanderol Rp2.668.000/Gram
-
Harga Minyak Dunia Terus Naik Sejak Selat Hormuz Kembali Diblokir
-
IHSG Diprediksi Bergerak Konsolidatif Sepekan, Sentimen Timur Tengah hingga MSCI Jadi Sorotan
-
Analisis Teknikal IHSG Hari Ini saat Wall Street Rebound