- CIMB Niaga menyelenggarakan Business Summit 2026 di Jakarta pada Senin, 19 Oktober 2026, untuk mempertemukan pemimpin bisnis guna memperkuat daya saing.
- Forum tersebut menghadirkan diskusi ekonomi, teknologi, dan keberlanjutan guna membantu nasabah korporasi menghadapi kompleksitas tantangan serta dinamika pasar global.
- CIMB Niaga memperkenalkan platform digital OCTOBIZ untuk menyederhanakan transaksi domestik dan internasional serta meningkatkan efisiensi operasional nasabah.
Topik-topik tersebut diangkat untuk memberikan perspektif kepada pelaku usaha dalam memperkuat daya saing dan mendukung pertumbuhan jangka panjang.
Sejumlah pembicara yang hadir antara lain Deputi Gubernur Bank Indonesia periode 2018–2023 Dody Budi Waluyo, Duta Besar Republik Indonesia untuk Tiongkok dan Mongolia Djauhari Oratmangun, serta Direktur Promosi Wilayah Asia Timur, Asia Selatan, Timur Tengah, dan Afrika Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM Cahyo Purnomo.
Hadir pula Managing Director & Head of Technology Accenture Indonesia, Retno Kusumawati dan Presiden Direktur Artajasa, Haryati Lawidjaja, bersama sejumlah pemimpin industri lainnya.
Rusly berharap forum tersebut dapat memberikan wawasan yang relevan bagi peserta untuk memperkuat operasional, memanfaatkan perkembangan teknologi, mengelola risiko, dan mengidentifikasi peluang pertumbuhan.
Dia juga berharap, Business Summit dapat membantu para pemimpin bisnis mengambil keputusan yang lebih tepat di tengah perubahan lingkungan usaha.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, CIMB Niaga turut memberikan Recognition Awards kepada nasabah perusahaan dan pelaku bisnis yang dinilai telah memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan perkembangan industri di Indonesia.
Selain menjadi forum pertukaran wawasan, kegiatan tersebut dimanfaatkan CIMB Niaga untuk memperkenalkan OCTOBIZ, platform digital perbankan bisnis yang dirancang untuk membantu nasabah bisnis dan korporasi mengelola transaksi domestik maupun internasional.
Platform ini dikembangkan untuk menyederhanakan pengelolaan transaksi yang kompleks melalui layanan yang terintegrasi.
Pengembangannya juga berkaitan dengan kebutuhan perusahaan dalam mengelola arus kas, memantau likuiditas secara waktu nyata (real-time), serta mendukung proses pengambilan keputusan.
OCTOBIZ merupakan evolusi dari BizChannel@CIMB. Selain menyediakan kapabilitas transaksi dan pengelolaan likuiditas yang telah tersedia sebelumnya, platform tersebut kini dilengkapi sejumlah fitur tambahan.
Fitur tersebut meliputi Multi Debit, FX Booking yang memungkinkan nasabah memperoleh nilai tukar khusus secara langsung melalui platform, serta Virtual Account Management.
CIMB Niaga juga mengembangkan ekosistem OCTOBIZ melalui solusi Supply Chain Financing dan Tagih.id.
Kedua solusi tersebut ditujukan untuk mendukung pengelolaan pembiayaan rantai pasok serta proses penagihan (invoicing) secara lebih terintegrasi.
Head of Transaction Banking CIMB Niaga, Joni Hermanto mengatakan, digitalisasi pengelolaan keuangan menjadi salah satu langkah untuk membantu perusahaan meningkatkan efisiensi operasional dan mendukung pertumbuhan berkelanjutan.
“Melalui OCTOBIZ, kami ingin membantu nasabah mengelola kebutuhan perbankan dan operasional bisnisnya secara lebih mudah, cerdas, dan produktif. Tidak hanya untuk mendukung aktivitas bisnis sehari-hari, tetapi juga membantu mereka menangkap berbagai peluang pertumbuhan, baik di pasar domestik maupun regional,” ujar Joni.
Melalui Business Summit dan pengembangan OCTOBIZ, CIMB Niaga menempatkan pertukaran wawasan, kolaborasi, dan digitalisasi sebagai bagian dari dukungannya terhadap kebutuhan nasabah bisnis.
Ketiga aspek tersebut menjadi relevan bagi perusahaan yang perlu menyesuaikan operasional sekaligus menyusun strategi untuk menghadapi perubahan lingkungan usaha.