O!Save Punya Siapa? Ini Pemilik Toko Retail Banjir Diskon yang Jadi Sorotan

Minggu, 01 November 2026 | 11:24 WIB
o!save punya siapa (fb o!save indonesia)
BACA 10 DETIK
  • O!Save adalah jaringan ritel asal Filipina yang dikelola melalui investasi dari Robinsons Retail Holdings Inc.
  • Kepemilikan O!Save terhubung dengan keluarga konglomerat Gokongwei melalui kelompok usaha JG Summit Holdings.
  • O!Save mulai berekspansi ke Indonesia pada tahun 2023 dengan menawarkan produk kebutuhan harian berharga terjangkau.

Suara.com - Kehadiran O!Save di Indonesia menambah pilihan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga yang relatif terjangkau.

Jaringan ritel ini menarik perhatian karena mengusung konsep hard discount atau toko dengan strategi menekan biaya operasional agar dapat menawarkan harga rendah.

Di balik ekspansinya, O!Save ternyata terhubung dengan kelompok bisnis besar asal Filipina yang memiliki jaringan usaha di berbagai sektor.

Lantas, O!Save punya siapa dan bagaimana hubungan jaringan ritel tersebut dengan keluarga konglomerat Gokongwei?

Pemilik O!Save

O!Save merupakan jaringan ritel asal Filipina yang berada dalam ekosistem bisnis Robinsons Retail Holdings Inc. (RRHI), salah satu perusahaan ritel besar di negara tersebut. Operasional O!Save dijalankan oleh HD Retail Holding Pte. Ltd., perusahaan yang juga memperoleh investasi dari RRHI.

Dalam laporan sebelumnya, RRHI disebut memiliki sekitar 23 persen saham di HD Retail Holding Pte. Ltd. Keterlibatan perusahaan tersebut menghubungkan O!Save dengan kelompok usaha keluarga Gokongwei, salah satu keluarga konglomerat yang memiliki pengaruh besar dalam dunia bisnis Filipina.

Robinsons Retail merupakan bagian dari ekosistem bisnis JG Summit Holdings, konglomerasi yang didirikan oleh mendiang John Gokongwei Jr. Perusahaan ini mengelola beragam lini usaha ritel, mulai dari supermarket, department store, toko obat, hingga format perdagangan lainnya.

Keluarga Gokongwei juga memiliki kepentingan bisnis di luar sektor ritel melalui JG Summit Holdings. Portofolio kelompok usaha tersebut mencakup industri makanan dan minuman, penerbangan, telekomunikasi, perbankan, energi, serta properti.

Berdasarkan laporan Forbes, keluarga Gokongwei bersama perusahaan investasi privat mereka, JE Holdings, memiliki 66,6 persen saham Robinsons Holdings. Robinsons Retail menjadi salah satu aset penting dalam jaringan bisnis keluarga tersebut.

Salah satu tokoh yang terlibat dalam kepemimpinan Robinsons Retail adalah Robina Gokongwei-Pe, yang menjabat sebagai chairman perusahaan. Ia menyebut pertumbuhan Robinsons Retail tidak terlepas dari kepercayaan dan kemitraan para pemegang saham.

Hubungan bisnis tersebut menunjukkan bahwa O!Save bukan sekadar jaringan toko yang berdiri sendiri, melainkan bagian dari ekspansi bisnis ritel yang terhubung dengan kelompok usaha besar di Filipina.

O!Save sendiri mulai beroperasi di Filipina pada 2021. Jaringan ini kemudian berkembang dengan membuka ratusan gerai, termasuk toko ke-500 yang diresmikan di Bulakan, Bulacan, pada Mei 2025.

Ekspansi tersebut memperlihatkan perkembangan konsep ritel hard discount yang menyasar konsumen dengan kebutuhan belanja hemat. Model bisnis ini menjadi salah satu pendekatan Robinsons Retail dalam memperluas jangkauan pasar.

Di Indonesia, O!Save mulai hadir pada 2023. Gerainya menawarkan berbagai kebutuhan harian, seperti makanan, perlengkapan rumah tangga, dan produk perawatan diri.

Berbeda dari minimarket konvensional yang mengandalkan penataan toko lebih lengkap, O!Save menerapkan strategi efisiensi melalui desain gerai sederhana dan pemajangan produk yang praktis. Barang dapat ditampilkan dalam kardus atau di atas palet untuk mengurangi biaya penataan.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com