Keselamatan saksi kunci yang juga tersangka kasus penembakan Bharada Eliezer alias Bharada E harus menjadi prioritas. Hal ini disampaikan oleh Menko Polhukam, Mahfud MD.
Menurut Mahfud MD, ancaman keselamatan bisa menimpa Bharada E ataupun kekasih dari Brigadir J, Vera Simanjuntak. Menurut Mahfud MD, kedua orang ini memiliki peran penting untuk bongkar kasus penembakan Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo.
Apalagi, Bharada E kemudian memutuskan untuk mengubah semua berkas acara pemeriksaan awal dirinya dan menjadi justice collaborator.
"Juga berikan perlindungan ke Bharada E agar selamat dari bahaya diracun, pendampingan dari LPSK diatur sedemikain rupa agar bisa sampai ke PN," kata Mahfud MD mengutip dari Viva.
Sementara itu, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk mengantisipasi keselamatan Bharada E selama di tahanan akan menyuplai makanan.
Wakil Ketua LPSK, Maneger Nasution mengatakan hal itu dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan seperti diracun dalam tahanan.
"LPSK akan bersama menjaga keamanan E di tahanan Bareskrim, akan menyuplai makanan E di tahanan Bareskrim, dan akan penyediaan rohaniawan untuk E jika E sudah menjadi terlindung LPSK," kata Maneger seperti dikutip dari Tirto.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menetapkan empat orang sebagai tersangka kasus pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Keempatnya yakni Bharada E; Bripka RR; seorang sipil berinisial KM; serta Irjen Pol Ferdy Sambo.
Berita Terkait
-
DPR Dikritik Tak Banyak Bersuara Soal Tewasnya Brigadir J, Komisi III Bereaksi Keras Ingatkan Mahfud Tak Asal Bicara
-
Video Lawas Ferdy Sambo: Kalau Ada Masalah Keluarga, Senjata Anggota Harus Dicabut Agar Tidak Merusak Institusi
-
Istri Irjen Ferdy Sambo Disebut Terancam Ikut Terjerat Pidana
-
Seperti Kaidah Jurnalistik, Kadiv Humas Polri Jelaskan Keterangan Awal Polisi Tembak Polisi Sesuai Fakta dari Sumber TKP
-
Orangtua Bharada Eliezer Minta Perlindungan Presiden Jokowi dan Kapolri untuk Anaknya
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Bawa Mobil Pakai Infus, Kepala DPMPTSP Pandeglang Tabrak Kerumunan Siswa SD: 1 Meninggal, 1 Kritis
-
Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS
-
Tok! Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Berlaku 1 Mei31 Desember 2026
-
Kerasnya Evaluasi Bojan Hodak Usai Persib Kembali ke Puncak
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Isu Penutupan Jalan Diponegoro Beredar, Ini Penjelasan Pemprov Jabar
-
Bukan Orang Sembarangan! Tambang Emas Ilegal di Bogor Raup Omzet Rp9 Miliar per Bulan
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal
-
Bongkar Tambang Emas Liar di Bukit Pongkor, Polda Jabar Tetapkan 4 Tersangka Warga Bogor