/
Rabu, 10 Agustus 2022 | 17:15 WIB
ilustrasi racun - pixabay

Keselamatan saksi kunci yang juga tersangka kasus penembakan Bharada Eliezer alias Bharada E harus menjadi prioritas. Hal ini disampaikan oleh Menko Polhukam, Mahfud MD

Menurut Mahfud MD, ancaman keselamatan bisa menimpa Bharada E ataupun kekasih dari Brigadir J, Vera Simanjuntak. Menurut Mahfud MD, kedua orang ini memiliki peran penting untuk bongkar kasus penembakan Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo. 

Apalagi, Bharada E kemudian memutuskan untuk mengubah semua berkas acara pemeriksaan awal dirinya dan menjadi justice collaborator. 

"Juga berikan perlindungan ke Bharada E agar selamat dari bahaya diracun,  pendampingan dari LPSK diatur sedemikain rupa agar bisa sampai ke PN," kata Mahfud MD mengutip dari Viva

Sementara itu, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk mengantisipasi keselamatan Bharada E selama di tahanan akan menyuplai makanan. 

Wakil Ketua LPSK, Maneger Nasution mengatakan hal itu dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan seperti diracun dalam tahanan.

"LPSK akan bersama menjaga keamanan E di tahanan Bareskrim, akan menyuplai makanan E di tahanan Bareskrim, dan akan penyediaan rohaniawan untuk E jika E sudah menjadi terlindung LPSK," kata Maneger seperti dikutip dari Tirto. 

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menetapkan empat orang sebagai tersangka kasus pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Keempatnya yakni Bharada E; Bripka RR; seorang sipil berinisial KM; serta Irjen Pol Ferdy Sambo.

Baca Juga: Video Lawas Ferdy Sambo: Kalau Ada Masalah Keluarga, Senjata Anggota Harus Dicabut Agar Tidak Merusak Institusi

Load More