Nama komedian Wahyu Sardono atau yang lebih dikenal dengan Dono Warkop tentu sudah sangat dikenal oleh ratusan bahkan ribuan orang Indonesia. Namanya melambung tinggi karena aksi panggung bersama rekan satu grupnya di Warkop DKI, Indro dan Kasino. Meski telah tutup pada 2001 silam karena kanker paru-paru, sosok Dono masih membekas di ingatan masyarakat hingga saat ini.
Namun ternyata di balik semua sikap konyol yang ditunjukkan, Dono adalah seorang Dosen. Ia bahkan pernah bekerja sebagai Dosen Sosiologi, dari Fakultas Ilmu Sosial di Universitas Indonesia loh! Mengejutkan bukan?
Nampaknya, peribahasa "Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya" ini sesuai dengan putra kedua Dono Warkop. Pasalnya, anak keduanya yang bernama Damar Canggih Wicaksono atau yang lebih akrab disapa Damar ini menempuh pendidikan Doktoral di Swiss. Jurusan yang diambil pun tidak main-main yaitu Teknik Nuklir. Dilansir dari laman ETH Zurich, Damar sudah menerima gelar Doktor dalam pada Februari 2018 silam.
Nah, jadi makin penasaran kan dengan putra kedua Dono Warkop ini? Berikut beberapa fakta menarik dari Damar Canggih Wicaksono, sang anak kedua Dono Warkop.
1. Pernah diremehkan sang ayah.
Ternyata, kesuksesan putra Dono diluar dugaan dari almarhum. Tak hanya pada Damar, sebelum meninggal Dono pernah tidak percaya pada ketiga anaknya. Menurut keterangan Indro, semasa hidup Dono sempat meremehkan putranya. Dono menganggap anak tertuanya tidak bisa memegang para adiknya karena perbandingan usia yang berjauhan, yakni 6 tahun.
Meski begitu, nyatanya hal itu berbeda dengan hasil yang dicapai. Ketiga putra Dono peduli terhadap dunia pendidikan. Tak hanya Damar yang mampu menempuh pendidikan di Swiss. Kakaknya Andika Aria Sena merupakan lulusan Broadcast UI, sementara bungsu Satrio Sarwo Trengginas juga sudah menyelesaikan pendidikan S1 Bahasa Belanda di universitas yang sama saat sang ayah mengajar.
2. Yatim piatu saat berusia 15 tahun.
Sang ibu Titi Kusumawardhani atau yang lebih dikenal dengan Didiet meninggal pada 14 Agustus 1999 akibat kanker payudara. Dua tahun setelahnya, Dono meninggal tepatnya pada 30 September 2001 di usia 50 tahun akibat kanker paru-paru yang dideritanya.
Ketiga anak Dono dan Didiet menjadi yatim piatu di usia yang remaja. Saat itu sang kakak berusia 21 tahun, Damar 15 tahun dan bungsu 9 tahun. Ketiga buah hati Dono dirawat oleh sang nenek, serta mendapat dukungan dari paman dan bibi. Meski sudah yatim piatu di usia yang masih muda, namun Damar mampu menunjukkan semangatnya untuk terjun ke dunia pendidikan.
3. Punya segudang prestasi yang gemilang.
Baca Juga: Duh! Rumah Dono Warkop DKI di Delanggu Sudah Reyot, Ini Kondisinya
Bercita-cita menjadi peneliti, pada tahun 2010 Damar mendapat kesempatan untuk melanjutkan S2di Federal Institute of Technology (ETHZ) dan di Lausanne (EPFL) Swiss. Tak main-main Damar bahkan lulus dengan predikat Cum Laude pada tahun 2012. Damar melanjutkan studi doktoralnya dan mendapatkan gelar doktor di bidang teknik nuklir pada tahun 2018 silam.
Tak hanya itu, Damar juga beberapa kali berkontribusi sebagai pembicara dalam konferensi International Topical Meeting on Nuclear Reactor Thermal Hydraulics (NURETH-16), di Chicago, Illinois, Amerika di tahun 2015 ini. Sang adik, Satri juga pernah mengungkapkan Damar pernah ke Jepang untuk menerima penghargaan sebagai best student.
4. Punya tekad yang kuat
Damar memang punya tekad yang kuat untuk mencapai kesuksesannya. Satrio, putra bungsu Dono pernah mengatakan bahwa kakaknya belajar lebih ekstra daripada yang lain. Hal ini terlihat saat ia duduk di bangku SMA, Damar menulis rumus matematika pakai kapur di lemari pakaian.
5. Sudah Menikah
Jarang terekspos oleh media, putra kedua Dono ini sudah menikah pada Maret 2019. Keduanya diketahui menikah dengan pernikahan yang sederhana dan tidak berlebihan.
Pada tahun 2018 silam, melalui akun instagram Indro Warkop terlihat Damar tengah berkunjung kepada sahabat mendiang ayahnya. Tak sendiri, Damar pun mengajak tambatan hatinya. Gadis yang mampu mencuri hati Damar diketahui bernama Fauziah. Fauziah terlihat sebagai sosok yang sederhana.
Itulah beberapa fakta unik dan menarik mengenai Damar, sang anak kedua Dono Warkop. Keren Bukan? Ternyata buah yang jatuh memang tak jauh dari pohonnya, ya?
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator
-
Maut di Sumberpucung Malang: Pengendara Motor Tewas Tertimpa Truk Tetes Tebu
-
Cedera Cristian Romero Bikin Argentina Cemas Menjelang Babak Gugur Piala Dunia 2026
-
Cara Mengatasi Pompa Air Bunyi Cetak-Cetek agar Tak Boros Listrik
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total
-
Mahasiswi Stikes PHI Bekasi Asal Ketapang Meninggal Dunia, Keluarga Minta Kematian Diusut Tuntas
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Gugat Cerai Brian Siawarta, Rafaela Rahardja Sebut Sang Suami Sudah Mundur dari Pendeta Sejak Lama