Sosok pengacara keluarga Brigadir J, korban pembunuhan berencana di rumah dinas Irjen Pol Ferdy Sambo, Kamaruddin Simanjuntak mengungkap cerita ia ditunjuk untuk menjadi kuasa hukum di kasus yang menghebohkan Indonesia ini.
Diceritakan Kamaruddin, bahwa dirinya pada awalnya ditunjuk menjadi pengacara keluarga Brigadir J berawal saat ia unggah sebuah status di akun media sosial miliknya.
"Ketika saya kerja sampai dinihari, secara iseng karena saya lelah kerja. Saya tulis di media sosial, saya pengguna Facebook. Saya tulis, 'Polisi menembak polisi di rumah pejabat utama polisi, mudah-mudahan bukan karena wanitanya polisi'," cerita Kamaruddin seperti dikutip dari kanal Youtube Realita TV.
"Saya iseng aja tulis begitu, karena sudah membaca sedikit rilis dari polisi di tanggal 11, makanya dinihari tanggal 12 saya tulis begitu. Tak sampai lima menit ada yang komentar, boru Sianturi, namanya Sangga Sianturi, Horas Tulang itu borumu yang dibunuh. Lalu saya sampaikan, sampaikan turut berduka cita, berikan nomor telepon, saya siap bela. Saya punya firasat itu pembunuhan berencana," tambah Kamaruddin.
Lalu dikatakan oleh Kamaruddin, paginya ia mendapat WA yang berasal dari ibunda Brigadir J.
" Tuhanlah yang mengutus Ito, karena dia boru Simanjuntak mamaknya ini. Manggil Ito sama saya. Karena semua orang memusuhi dan menjauhi kami karena itu aib keluarga dan kepolisian. Sampai telepon kami tak bisa diretas, tak bisa keluar dan masuk," cerita Kamaruddin menirukan perkataan dari ibunda Brigadir J.
Mendapat aduan seperti itu kata Kamaruddin, dirinya semakin curiga. Apalagi ditambah ibunda Brigadir J juga menyebut bahwa peti mati anaknya tersebut tak boleh dibuka oleh pihak keluarga dan selalu diawasi petugas.
Pada akhirnya, Kamaruddin Simanjuntak mengajukan diri untuk menjadi pengacara keluarga dan mencoba membentuk tim pengacara.
Dalam perjalanannya kata Kamaruddin, dirinya sempat mendapat penolakan dari beberapa orang yang diajaknya untuk menjadi tim pengacara keluarga Brigadir J.
"Dalam rangka membentuk tim pengacara saya menawarkan kepada marga Hutabarat, semua teman-teman saya yang bermarga Hutabarat saya tawarkan. Mereka semua ketakutan. Tidak ada yang berani karena ini institusi," jelas Kamaruddin.
"Kemudian saya tawarkan kepada ketua Simanjuntak seluruh dunia. Ada ketua Simanjuntak seluruh dunia, konon Brigadir Jenderal TNI. Dia bilang, bahaya ini. Bagaimana kalau nanti terbukti pelecehan," kata Kamaruddin.
Berita Terkait
-
Ferdy Sambo Disebut Mundur dari Polri, DPR Ingatkan Kasus Etiknya Harus Dilanjutkan: Jangan Seperti Lili Pintauli
-
Klarifikasi Mahfud MD, MKD: Tidak Ada Keterlibatan Anggota DPR dalam Kasus Ferdy Sambo
-
Muncul Perdana Usai Jadi Tersangka, Ini Penampilan Ferdy Sambo saat Sidang Kode Etik
-
Ferdy Sambo Disebut Sempat Hubungi Anggota DPR, Komnas HAM hingga Jajaran Elit Media, Untuk Apa?
-
Viral Publik Kaitkan Kasus Ferdy Sambo dengan Sumpah Ahok di Sidang Penistaan Agama
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Kematian Kucing Kesayangan Jadi Pertanda, Kisah Pilu di Balik Pembunuhan Gadis Bogor
-
Jelang Libur Idul Adha, Promo Alfamart Bikin Kalap: Sosis Korea Rp5.900 hingga Kanzler Murah
-
Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras: Nekat Titip Siswa di Sekolah Maung, Kepsek Langsung Dipecat
-
Diduga Gara-gara Kopi, Menantu di Empat Lawang Tega Habisi Ibu Mertua lalu Buang ke Sungai
-
Cekcok Pinjam Uang Rp600 Ribu Berujung Maut, Misteri Jasad Wanita di Pohon Melinjo Terungkap
-
Polisi Ungkap Motif Keji di Balik Temuan Jasad Wanita di Cipocok Jaya Serang
-
PTBA Sabet Diamond PROSPER A IRCA 2026, Perkuat Budaya Kepatuhan dan Tata Kelola
-
Masjid Al Afghani Tak Kunjung Rampung, DPRD Sukabumi Desak Dinas Perkim Transparan Soal Anggaran
-
Review 5 Sepatu Lari Lokal yang Katanya 'Tiru' Brand Luar, Mirip atau Beda Jauh?
-
Menelusuri Kaki Halimun, 4 Rekomendasi Penginapan Terbaik di Nanggung Bogor untuk Healing