Chelsea resmi menunjuk Graham Potter sebagai pelatih anyar menggantikan Thomas Tuchel yang dipecat beberapa waktu lalu.
Graham Potter dikontrak selama lima tahun. The Blues juga sudah mengumumkannya di sosial media resminya.
Chelsea memecat Thomas Tuchel pada Rabu (7/9). Buntut dari kekalahan 0-1 dari Dinamo Zagreb di Liga Champions.
Penunjukkan Potter pun terbilang cukup mengejutkan. Secara nama, Potter bukan pelatih berlabel bintang lima.
Namun, pelatih berusia 47 tahun itu memiliki catatan positif dengan menjadikan tim kecil seperti Brighton & Hove Albion menjadi kuda hitam di Liga Inggris.
Yang menarik, Potter ternyata memiliki kesamaan secara taktik dengan Thomas Tuchel.
Dua pelatih ini menurut analisis dari Analytics FC merupakan pelatih yang suka dengan gaya permainan kontrol penuh pada bola, gaya menekan tinggi serta menggabungkan sirkulasi operan tinggi dan kemampuan menekan lawan di sepertinga lapangan.
"Kedua pelatih (Tuchel dan Potter) memiliki gaya cukup mirip. Mereka memiliki gaya permainan dengan menekan sepertiga lapangan lawan. Terus menggerakan bola di sekitar sepertiiga lapangan pertahanan lawan," kata Alex Stewart dari Analytics FC.
Menurut Analytics FC, keputusan manajemen Chelsea bisa dibilang perjudian meski diakui mereka Potter ialah sosok pelatih yang tepat.
Baca Juga: Resmi! Chelsea Tunjuk Graham Potter Sebagai Manajer Baru
Dengan memiliki kesamaan dalam taktik, menurut Analytics FC, para pemain Chelsea tidak akan memiliki waktu lama untuk beradaptasi dan transisi dengan pelatih baru.
"Potter memiliki gaya yang sangat cocok untuk menggantikan Tuchel karena ia memainkan bentuk permainan yang serupa, namun pendekatan yang diambilnya tentu saja berbeda karena kualitas pemain Chelsea saat ini," tambah Stewart.
Sebelum ditunjuk jadi pelatih Chelsea, Potter mengawali karier kepelatihannya di Ostersund, klub Swedia.
Setelah itu ia ditunjuk menjadi pelatih Swansea City pada 2018 hingga 2019. Sebelum jadi pelatih, Potter adalah mantan bek kiri Stoke City dan Souhampton.
Berita Terkait
-
Resmi! Chelsea Tunjuk Graham Potter Sebagai Manajer Baru
-
Dapat Izin Kerja, Diego Costa Kembali ke Liga Inggris
-
Didepak di Awal Musim, Ini Dua Pelatih yang Jadi Korban Ganasnya Liga Top Eropa
-
Rio Ferdinan Sebut Pemecatan Thomas Tuchel Berdampak Buruk Bagi Chelsea
-
Twitter Fabrizio Romano Bocorkan Graham Potter Segera Jadi Manajer Chelsea
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Mandau Kalimantan, Dari Senjata Perang hingga Pusaka Suku Dayak yang Sarat Makna dan Nilai Keramat
-
Kepala Dishub DKI Jadi Calon Wali Kota Jaksel, DPRD Soroti Ego Sektoral dan Lambannya Birokrasi
-
Siap Ganti Mobil? Simak Pricelist Terbaru Toyota April 2026 dari MPV, SUV, hingga EV
-
Kunci Jawaban Soal SNBT: Penalaran Umum 2
-
Clara Shinta Resmi Gugat Cerai Usai Suami Ketahuan VCS dengan Cewek Lain
-
Biaya Haji 2026 Tak Naik, Tapi Sumber Dana Rp1,77 Triliun Masih Gelap
-
Investor Global Proyeksi Ekonomi RI Tetap Tangguh di Tengah Perang AS vs Iran, Ini Buktinya
-
Terungkap Peran 16 Mahasiswa FH UI dalam Skandal Chat Dugaan Pelecehan Seksual yang Viral
-
Pastikan Ketersediaan Minyakita Aman, Dirut Bulog Sidak Pasar-pasar Di Jakarta
-
Casio F91W: Jam Ikonik yang Dipakai banyak kalangan dari Obama hingga Osama