Bagi pendukung Persebaya Surabaya, Bonek tentu sudah tak asing dengan nama Rusdy Bahalwan. Ia adalah legenda Persebaya Surabaya. Saat masih aktif bermain sepakbola, Rusdy berhasil membawa Persebaya menjadi juara di era Perserikatan musim 1977/78. Saat menjadi seorang pelatih pun, ia sukses mempersembahkan gelar Liga Indonesia musim 1996/97.
Sebagai seorang pelatih, Rusdy yang merupakan keturunan Arab ini memiliki filosofi dalam urusan taktik. Filosofi yang dikenal yakni Coming from Behind. Yakni taktik sepakbola yang mengandalkan kecepatan lini kedua untuk merusak pertahanan lawan. Pada Agustus 2011, Rusdy wafat pada usia 64 tahun karena penyakit stroke yang ia derita sejak 2004 lalu.
Sutan ialah pemain satu angkatan Rusdy Bahalwan. Jika Rusdy ialah legenda Persebaya, Sutan ialah pujaan Macan Kemayoran Persija Jakarta. Pemain keturunan Arab ini membela Timnas Indonesia sejak 1974 hingga 1980. Debu pertama Sutan bersama Timnas ialah saat hadapi Uruguay pada 19 April 1974 di Stadion GBK.
Setelah putuskan pensiun sebagai pemain, Sutan Harhara melanjutkan kariernya sebagai pelatih. Sejak 1985, sejumlah tim Indonesia di beberapa kasta pernah merasakan tangan dinginnya. Sebut saja, Persikabo kabupaten Bogor, Persikota Kota Tangerang, Persegi Gianyar, PSMS Medan, PSIS Semarang, Semen Padang, dan Persela Lamongan.
Muhammad Zein Al Hadad atau yang biasa disapa Mamak merupakan striker legendaris di era Galatama. Ia sempat bermain untuk Niac Mitra, tim yang saat ini bernama Mitra Kukar dan bersama Niac ia sukses menyabet gelar top skor musim 1987/88. Mamak ialah salah satu pemain Indonesia yang menyandang One Man Club, ia memutuskan gantung sepatu pada era 90-an setelah Niac Mitra bubar.
Usai pensiun, Mamak memulai karier kepelatihannya sebagai asisten pelatih di klub internal Persebaya Surabaya, Assyabaab Salim Group Surabaya. Dia menjadi asisten di era 1991 hingga 1993 dan menjadi pelatih kepala sampai 1997. Ia juga sempat menjadi pelatih Persija Jakarta.
Baca Juga: Bonek Serang Kantor Persebaya di Sutos, Satu Polisi Diserang karena Ketahuan Ambil Gambar
Bernama lengkap Irfan Haarys Bachdim, striker Bali United ini ternyata memiliki darah arab. Bachdim memiliki darah arab dari keluarga sang ayah yang berasal dari Yaman. Sedangkan sang ibu, Hester van Dijk ialah warga asli Belanda.
"Ya, saya memiliki darah Yaman. Itu berasal dari kakek-kakek saya terdahulu," kata Bachdim. Nama Bachdim sendiri diketahui merupakan salah satu marga yang berasal dari Hadramaut, Yaman.
Berita Terkait
-
Bonek Serang Kantor Persebaya di Sutos, Satu Polisi Diserang karena Ketahuan Ambil Gambar
-
Malam Ini Bonek Juga Rusuh di Sutos, Sampai Dibubarkan Pakai Tembakan Gas Air Mata
-
Amuk Bonek di Gelora Delta Sidoarjo, Bench Pemain Dirusak hingga Bikin Kameraman TV Ketakutan
-
Klub Milik Raffi Ahmad Trending Topic di Twitter, Usai Pecundangi Persebaya Surabaya 1-2 Hingga Bonek Ngamuk
-
Ratusan Bonek Invasi Lapangan Usai Persebaya Dipermalukan Tim Papan Bawah RANS Nusantara
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya
-
Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Kenduri Kurban di Pidie Jaya, Tradisi yang Sembuhkan Duka Penyintas Banjir
-
Cushion Sudah Mahal tapi Tetap Abu-Abu? Mungkin Undertone Anda Salah
-
7 Sepatu Lari Daily Trainer Paling Awet: Tetap Nyaman Meski Sudah Menempuh Ribuan Kilometer
-
Catat! Laga Timnas Putri Indonesia vs Singapura Digelar Tanpa Penonton di Arcamanik
-
Dulu Rusak Akibat PETI, Sungai di Tebo Kini Jadi Tempat Anak Muda Menanam Kehidupan
-
Bandung Terancam Jadi Lautan Sampah Pasca Libur Panjang
-
Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo